Riset Palsu WNI: Bukan Sekadar Kenakalan Akademik, Tapi Pelanggaran Berat

Sedang Trending 50 menit yang lalu
ISPPD (International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases), konferensi ilmiah yang diselenggarakan di Copenhagen, Denmark pada pada 17-21 Mei 2026. Foto: Dok. Wa Ode Dwi Daningrat
Wa Ode Dwi Daningrat, peneliti Indonesiadi bidang clinical medicine di University of Oxford. Foto: Instagram/ @w.o.d.d

Fraud Akademik: Pelanggaran Berat Integritas Ilmiah

Dicky Budiman, epidemiolog dari Griffith University Australia. Foto: Dok. Pribadi

Mengapa Hasil Penelitian Palsu Bisa Lolos Pemeriksaan?

Ilustrasi Artificial Intelligence (AI). Foto: Shutterstock

Ini ekosistem yang memfasilitasi pseudo-academic,"

- Dicky Budiman, Epidemiolog dan peneliti dari Griffith University Australia

Ilustrasi artificial intelligence. Foto: Shutterstock
Mendikti Saintek, Brian Yuliarto ditemui di SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta pada Rabu (8/10/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan