Roberto De Zerbi Bela Mathys Tel Usai Hasil Imbang Lawan Leeds

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, secara terbuka membela penyerang muda Mathys Tel menyusul performa kontras pemain tersebut saat ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United pada Senin di London. Meskipun mencetak gol pembuka, Tel memicu penalti lawan melalui pelanggaran fatal yang menghambat upaya Spurs menjauh dari zona degradasi.

Tottenham awalnya memimpin melalui gol tendangan melengkung Tel dari jarak 20 meter, namun keunggulan tersebut sirna setelah sang pemain mencoba melakukan tendangan salto untuk membuang bola di area penalti sendiri. Tindakan ceroboh itu mengenai kepala bek Leeds, Ethan Ampadu, sehingga wasit memberikan penalti setelah tinjauan VAR yang berhasil dieksekusi oleh Dominic Calvert-Lewin.

Pengamat Sky Sports, Jamie Carragher, memberikan kritik tajam melalui program Monday Night Football dengan menyoroti keputusan Tel yang tetap melakukan sapuan meski menyadari kehadiran lawan di sekitarnya.

"It’s just a crazy decision from Tel. What you think sometimes is we’ve been there sometimes as players where you don’t see the opposition player coming in. But he’s about to make his decision and he sees him, he looks. So he’s made his decision but as soon as he knows there’s someone there, it has to change." kata Jamie Carragher, Pengamat Sky Sports.

Mantan pemain Liverpool tersebut menambahkan bahwa penyerang muda itu memiliki waktu untuk membatalkan niatnya namun gagal membuat keputusan yang tepat dalam situasi bertahan.

"He still has time, he’s got to change his mind. I thought he hadn’t seen him initially, but he has. It’s a really, really poor decision. We’re talking about a young attacking player, making two ridiculous decisions in this game." ujar Jamie Carragher, Pengamat Sky Sports.

Berbeda dengan kritik para pundit televisi, Roberto De Zerbi memilih untuk melindungi pemain asal Prancis itu dari tekanan publik dan menegaskan tidak akan memberikan teguran keras di ruang ganti.

"Nothing. He's young, he's a talent, I will kiss him and I will hug him and stop because he doesn't need too many words. He was sorry for the... not mistake, because it's not a mistake, but it can happen for a young player to make that mistake in that situation." ucap Roberto De Zerbi, Manajer Tottenham Hotspur.

Hasil imbang ini membuat Tottenham kini hanya terpaut dua poin di atas West Ham yang berada di zona merah dengan sisa dua pertandingan musim ini. Spurs selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge pada 19 Mei mendatang dengan harapan pada kembalinya James Maddison untuk memperkuat lini serang.