Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp 17.243 per dolar AS

Sedang Trending 1 jam yang lalu

NILAI tukar rupiah ditutup pada level Rp 17.243 per dolar Amerika Serikat pada Selasa sore, 28 April 2026. Posisi tersebut anjlok 32 poin dibanding hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.211 per dolar AS.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan, dari sisi eksternal, pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah. “Upaya untuk mengakhiri perang AS-Iran tampaknya terhenti, dengan jalur air penting Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup, sehingga pasokan energi dari wilayah penghasil minyak utama di Timur Tengah tersebut tidak dapat diakses oleh pembeli global,” katanya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 28 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kemudian, bank sentral AS atau The Fed dijadwalkan mengadakan pertemuan pekan ini. Menurut Ibrahim, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga.

Sementara itu dari sisi internal, Ibrahim menyoroti narasi pemerintah bahwa rupiah undervalued atau berada di bawah nilai wajarnya. Ia mengatakan, narasi “rupiah undervalued” telah bergeser dari analisis ekonomi menjadi instrumen komunikasi untuk meredam kepanikan pasar dan menjaga optimisme.

“Namun, narasi tersebut berpotensi menjadi problematis apabila terus diulang tanpa diiringi perbaikan fundamental yang nyata,” ucap Ibrahim. Ia memilai penguatan kepercayaan terhadap mata uang rupiah tidak dapat dibangun hanya melalui narasi dan harus diiringi perbaikan fundamental ekonomi secara nyata.