Listrik padam sempat terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis (23/4) pagi, termasuk saat berlangsungnya Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan I 2026 di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM di Kantor BKPM, Jakarta Selatan.
Konferensi pers itu dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
Paparan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu sempat berjalan normal. Namun, saat tiba giliran Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan mengenai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), aliran listrik mendadak padam dan membuat seluruh ruangan menjadi gelap.
Suasana seketika menjadi hening karena para peserta, termasuk pejabat yang tengah memaparkan materi, sempat kebingungan akibat padamnya listrik. Tak lama berselang, aliran listrik kembali pulih dalam hitungan detik. Kegiatan sempat terhenti sejenak dan baru dilanjutkan sekitar lima menit kemudian setelah kondisi kembali normal.
PT PLN (Persero) sudah buka suara mengenai padamnya listrik di beberapa wilayah di Jakarta. Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, mengatakan hal ini terjadi karena adanya gangguan suplai listrik.
“Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. PLN fokus lakukan upaya penormalan,” kata Haris, Kamis (23/4).
PLN meminta masyarakat untuk tetap tenang dan terus memantau perkembangan yang ada. “Untuk update kondisi layanan kelistrikan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123,” tambahnya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·