BUNTOK, PROKALTENG.CO – Sadikin terpilih aklamasi sebagai Ketua baru Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggantikan Ketua sebelumnya, Drs Lauto pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) Percasi Barsel di Aula Berperilaku, Rabu (6/5).
Sadikin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kepengurusan sebelumnya sekaligus memperkuat pembinaan atlet melalui regenerasi usia dini.
Dalam keterangannya kepada awak media usai terpilih, Sadikin mengaku terharu dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh pihak, termasuk rekan media dan wartawan.
“Saya sangat terharu pada malam ini setelah terpilih sebagai ketua baru. Kami akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari ketua sebelumnya dengan tetap menjaga semangat kebersamaan sebagai satu keluarga,” ujar Sadikin.
Setelah terpilih, Sadikin mengatakan, fokus utama kepengurusan ke depan adalah membina regenerasi atlet catur dengan mencari bibit-bibit potensial sejak usia dini, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Selain itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Percasi melalui pelatihan wasit dan pelatih agar organisasi semakin berkembang dan mampu bersaing dengan daerah lain.
“ Kami ingin memberdayakan SDM yang ada di Percasi, seperti pelatihan wasit dan pelatih agar kualitasnya semakin meningkat, sehingga Percasi Barito Selatan ke depannya bisa terus maju,” katanya.

Terkait target prestasi, ia menyebutkan bahwa Percasi Barsel menargetkan raihan satu medali emas pada kejuaraan tahun ini. Meski demikian, target tersebut akan disesuaikan dengan peluang perolehan medali lainnya.
“ Target tahun ini tidak muluk-muluk, minimal satu medali emas. Untuk perak dan perunggu nanti menyesuaikan,” ungkapnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan organisasi catur di Barsel, baik dalam pembinaan atlet maupun peningkatan kualitas pelatih dan wasit.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa mendukung Percasi Barito Selatan agar dapat terus berkembang, bersaing dengan kabupaten lain, serta memiliki pelatih dan wasit yang handal,” tutupnya.
Sekretaris KONI Barsel, M Taufik yang mewakili Ketua KONI Barsel, Khristianto Yudha mengatakan Musyawarah Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Barito Selatan berlangsung dengan fokus pada proses pergantian kepengurusan serta harapan peningkatan prestasi di masa mendatang.
Pelaksanaan musyawarah telah sesuai dengan aturan organisasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Percasi sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan, termasuk pemilihan ketua dan pergantian pengurus cabang.
“ Pengurus lama sudah dua kali periode sehingga tidak boleh mencalonkan lagi dan harus dipilih kembali melalui forum Musyawarah Kabupaten ini. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, harapan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang dan KONI Barsel berharap pengurus baru nantinya mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai,” katanya. (ena/kpg)
BUNTOK, PROKALTENG.CO – Sadikin terpilih aklamasi sebagai Ketua baru Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggantikan Ketua sebelumnya, Drs Lauto pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) Percasi Barsel di Aula Berperilaku, Rabu (6/5).
Sadikin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kepengurusan sebelumnya sekaligus memperkuat pembinaan atlet melalui regenerasi usia dini.
Dalam keterangannya kepada awak media usai terpilih, Sadikin mengaku terharu dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh pihak, termasuk rekan media dan wartawan.

“Saya sangat terharu pada malam ini setelah terpilih sebagai ketua baru. Kami akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari ketua sebelumnya dengan tetap menjaga semangat kebersamaan sebagai satu keluarga,” ujar Sadikin.
Setelah terpilih, Sadikin mengatakan, fokus utama kepengurusan ke depan adalah membina regenerasi atlet catur dengan mencari bibit-bibit potensial sejak usia dini, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Selain itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Percasi melalui pelatihan wasit dan pelatih agar organisasi semakin berkembang dan mampu bersaing dengan daerah lain.
“ Kami ingin memberdayakan SDM yang ada di Percasi, seperti pelatihan wasit dan pelatih agar kualitasnya semakin meningkat, sehingga Percasi Barito Selatan ke depannya bisa terus maju,” katanya.
Terkait target prestasi, ia menyebutkan bahwa Percasi Barsel menargetkan raihan satu medali emas pada kejuaraan tahun ini. Meski demikian, target tersebut akan disesuaikan dengan peluang perolehan medali lainnya.
“ Target tahun ini tidak muluk-muluk, minimal satu medali emas. Untuk perak dan perunggu nanti menyesuaikan,” ungkapnya.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan organisasi catur di Barsel, baik dalam pembinaan atlet maupun peningkatan kualitas pelatih dan wasit.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa mendukung Percasi Barito Selatan agar dapat terus berkembang, bersaing dengan kabupaten lain, serta memiliki pelatih dan wasit yang handal,” tutupnya.
Sekretaris KONI Barsel, M Taufik yang mewakili Ketua KONI Barsel, Khristianto Yudha mengatakan Musyawarah Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Barito Selatan berlangsung dengan fokus pada proses pergantian kepengurusan serta harapan peningkatan prestasi di masa mendatang.
Pelaksanaan musyawarah telah sesuai dengan aturan organisasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Percasi sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan, termasuk pemilihan ketua dan pergantian pengurus cabang.
“ Pengurus lama sudah dua kali periode sehingga tidak boleh mencalonkan lagi dan harus dipilih kembali melalui forum Musyawarah Kabupaten ini. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, harapan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang dan KONI Barsel berharap pengurus baru nantinya mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai,” katanya. (ena/kpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·