Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Asmara Gen Z Episode Selasa 26 Mei mengisahkan, percakapan antara Fattah, Harry, dan Oliver masih terus berlanjut dengan suasana yang cukup serius. Fattah mencoba menegaskan posisinya kepada Oliver soal Harry.
Menurut Fattah, jika Harry benar-benar berada di pihak lawan, mustahil dirinya masih mau berdiri dan berjalan bersama sahabatnya itu sampai sekarang. Ucapan tersebut membuat Oliver terdiam sesaat sambil mencoba memahami maksud di balik perkataan Fattah. Situasi semakin terasa rumit karena masing-masing tampaknya menyimpan banyak rahasia yang belum terbuka sepenuhnya.
Di tempat lain, Mayang baru saja menyelesaikan penjelasannya kepada Michael mengenai Bu Lena. Setelah mendengar cerita itu, Michael langsung memberi tanggapan yang cukup tajam. Ia menilai tindakan Mayang yang memaksa Harry melacak keberadaan Aqeela tanpa disadari justru telah menghancurkan hubungan Harry dengan gadis tersebut. Perkataan Michael membuat Mayang terdiam karena ia tidak pernah berpikir dampaknya akan sebesar itu.
Sementara itu, suasana berbeda terlihat di ruang wardrobe. Mohan dan Raisa tampak santai duduk bersama di sofa sambil mengobrol ringan. Mohan kemudian bercerita bahwa dirinya pernah membuat gambar dirinya bersama Raisa dengan konsep serupa, hanya saja tanpa tambahan berlian.
Mendengar hal itu, Raisa terlihat kagum sekaligus tidak percaya. Ia pun penasaran dan memastikan kembali ucapan Mohan tersebut.
Di kediaman keluarga besar Alveric, suasana justru terasa tegang dan sunyi. Ares, Cassandra, Axel, serta Valerian berkumpul sambil menunggu kedatangan Dominique. Cassandra tampak gelisah karena selama ini merasa hidup bersama sosok yang dianggapnya seperti monster. Di sisi lain, Ares juga dipenuhi kecemasan. Dalam pikirannya, satu kesalahan kecil saja bisa menghancurkan semuanya.
Tak lama kemudian, Dominique akhirnya masuk ke ruangan dan langsung mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi hingga seluruh rumah dipenuhi kekhawatiran.
Sementara itu di sebuah café, Oliver akhirnya mengungkap tugas rahasia yang selama ini ia jalankan. Ia mengaku diperintahkan untuk mengawasi seseorang, baik secara langsung maupun lewat dunia digital. Nama yang disebut Oliver membuat Harry dan Fattah langsung saling menatap dengan ekspresi terkejut. Sosok yang diawasi ternyata adalah Arya Mohan Alveric. Harry pun mulai menyadari kemungkinan besar Ares selama ini sudah mengetahui rahasia tentang Mohan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·