San Antonio Spurs berhasil mengamankan tiket ke babak Final NBA setelah menundukkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada gim ketujuh Final Wilayah Barat yang berlangsung di Oklahoma City pada Sabtu malam waktu setempat.
Kemenangan krusial ini mengakhiri penantian panjang klub tersebut untuk kembali berlaga di partai puncak kompetisi setelah terakhir kali mencapainya pada tahun 2014 silam.
Pemain bintang Spurs, Victor Wembanyama, tidak dapat membendung air mata kebahagiaan dan langsung memeluk rekan setimnya, Stephon Castle, begitu sirene tanda berakhirnya pertandingan berbunyi.
"It's hard to put into words. It's almost like the meaning of my life," ujar Victor Wembanyama, Center San Antonio Spurs.
Pemain muda berusia 22 tahun tersebut tampil dominan sepanjang seri dengan mencetak 41 poin dan 24 rebound pada gim pertama, diikuti kontribusi 22 poin serta tujuh rebound pada gim penentu hari Sabtu.
Atas performa luar biasa tersebut, ia terpilih secara mutlak sebagai peraih penghargaan MVP Final Wilayah Barat setelah berhasil melewati hadangan Portland Trail Blazers, Minnesota Timberwolves, hingga akhirnya menumbangkan Thunder yang berstatus sebagai tim nomor satu.
"Realizing that some part of my childhood dream is gonna come true. Even though we still have one more, this feeling, I can’t explain it. It’s so powerful," kata Victor Wembanyama, Center San Antonio Spurs.
Pencapaian ini terhitung luar biasa mengingat sang pemain sempat melewatkan akhir musim 2025 akibat menderita penyakit thrombosis vena dalam (deep vein thrombosis).
"Winning the Larry O’Brien (Trophy, given to the NBA champion) is a childhood dream. Having a real shot at it, having a tangible chance at winning it, I’m realizing a dream. It’s a chance, it’s a lifetime chance. You never know when it’s going to happen again," tutur Victor Wembanyama, Center San Antonio Spurs.
Di tengah kegembiraan perayaan gelar wilayah tersebut, pebasket asal Prancis itu juga memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh rekan setim dan jajaran pelatih atas kerja keras kolektif mereka.
"They don’t even know how much I love them. They’re just incredible, everybody stepped up tonight. We know everybody’s got each other’s back. I love these guys," ucap Victor Wembanyama, Center San Antonio Spurs.
Pada babak Final NBA nanti, San Antonio Spurs dijadwalkan menghadapi New York Knicks yang sekaligus menjadi laga ulangan dari Final NBA tahun 1999.
"I want to win so bad, it’s like my life depends on it," tegas Victor Wembanyama, Center San Antonio Spurs.
Pertandingan perdana babak final antara kedua tim tersebut akan resmi bergulir pada hari Rabu mendatang, seperti dilansir dari Sports Illustrated.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·