Sandy Walsh Catatkan Sejarah Indonesia di Perempat Final ACL Elite

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pemain bertahan Tim Nasional Indonesia, Sandy Walsh, mencatatkan sejarah sebagai pesepak bola Indonesia pertama yang menembus babak perempat final Liga Champions Elite Asia (ACL Elite) dalam dua musim berturut-turut. Walsh dijadwalkan memperkuat Buriram United melawan Shabab Al Ahli di Prince Abdullah Al-Faisal Sports Stadium, Jeddah, pada Sabtu (18/4/2026).

Pencapaian ini menjadi momen spesial bagi pemain berusia 31 tahun tersebut setelah pada musim sebelumnya juga mencapai fase serupa bersama Yokohama Marinos. Namun, pada edisi tahun lalu saat menghadapi Al Nassr FC, Walsh hanya berada di bangku cadangan tanpa mendapatkan menit bermain.

Walsh menyetarakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi di Asia ini dengan pengalamannya saat berkarier di kancah sepak bola Eropa. Ia sebelumnya pernah mencicipi persaingan Liga Champions dan Liga Europa saat berseragam klub asal Belgia, Genk.

"Saya pernah menonton dan menjadi bagian dari Liga Champions bersama Genk. Saya pernah menjadi bagian dan bermain di Liga Europa bersama Genk. Saya percaya bahwa level Champions League Elite ini mirip dengan Liga Europa," ujar Sandy Walsh, Bek Buriram United.

Pengalaman internasional tersebut memberikan perspektif bagi Walsh mengenai kualitas lawan yang dihadapi di kompetisi Asia saat ini. Menurutnya, delapan tim yang tersisa merupakan representasi kekuatan terbaik dari masing-masing liga domestik di benua kuning.

"Kita bersaing dengan tim-tim terbaik di Asia," kata Sandy Walsh, Bek Buriram United.

Pernyataan tersebut merujuk pada standar kompetisi yang terus meningkat di setiap fase gugur. Walsh menekankan bahwa persaingan di babak delapan besar kali ini melibatkan klub-klub yang memiliki reputasi besar di negara asal mereka.

"Sekarang juga di turnamen ini, delapan tim terakhir adalah tim-tim terbaik di negara mereka masing-masing," tutur Sandy Walsh, Bek Buriram United.

Lawannya kali ini, Shabab Al Ahli, merupakan pemegang sembilan trofi liga domestik dan juara Liga Pro Uni Emirat Arab musim 2024/2025. Klub asuhan Paulo Sousa tersebut melaju ke perempat final setelah menundukkan wakil Iran, Tractor, dengan skor telak 3-0 dalam laga satu leg.

"Jadi levelnya sangat tinggi. Ini kedua kalinya bagi saya dalam waktu satu tahun berada di delapan besar," lanjut Sandy Walsh, Bek Buriram United.

Keberhasilan mencapai perempat final secara beruntun dianggap sebagai prestasi pribadi yang signifikan bagi Walsh dalam karier profesionalnya sebagai pemain Indonesia. Ia pun berambisi membawa klub asal Thailand tersebut melangkah lebih jauh dibandingkan pencapaian mereka musim lalu.

"Sebagai orang Indonesia pertama juga yang melakukannya berturut-turut. Jadi itu adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya pribadi," ucap Sandy Walsh, Bek Buriram United.

Target utama Walsh musim ini adalah melampaui babak delapan besar, mengingat Buriram United sebelumnya tersingkir oleh Al Ahli dengan skor 0-3 di fase yang sama. Ia optimistis timnya mampu bersaing di salah satu turnamen sepak bola terbaik di dunia tersebut.

"Tapi tahun ini dengan Buriram United kami ingin mendorongnya ke level berikut. Mengetahui bahwa liga ini, kompetisi ini adalah salah satu yang terbaik," tutup Sandy Walsh, Bek Buriram United.

Buriram United sendiri memastikan tiket perempat final setelah melalui perjuangan dramatis melawan wakil Australia, Melbourne City. Skuad asuhan Mark Jackson tersebut menang 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dalam dua pertemuan.