Sarana Jaya siap hadirkan penataan kawasan dan parkir terintegrasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Perumda Pembangunan Sarana Jaya, siap menghadirkan solusi parkir terencana, berkelanjutan dan terintegrasi serta menjadi model penanganan kawasan perkotaan yang efektif, sejalan dengan transformasi Jakarta menuju kota global.

"Kami mendukung penuh inisiatif Bapak Wakil Gubernur melalui kolaborasi penyediaan lahan parkir yang terintegrasi, aman dan mudah diakses," kata Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bernard Yohanes dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, sebagai bagian dari dukungan terhadap penataan kawasan dan solusi parkir terintegrasi, pihaknya telah mengambil peran strategis dalam mendukung penyediaan solusi parkir yang lebih tertata dan terorganisir.

Ia mengatakan bahwa dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan skema kolaborasi bersama perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta serta Forkopimda setempat.

Bernard melanjutkan bahwa pemanfaatan lahan untuk mendukung penataan kawasan dilakukan secara bertahap dan terukur, tidak terbatas hanya pada aset milik Sarana Jaya, melainkan juga melalui penjajakan berbagai skema kerja sama strategis antar pemangku kepentingan guna memastikan solusi parkir yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Baca juga: Kartu el-parkir stasiun terintegrasi tiket KRL

"Penataan parkir bukan hanya soal kendaraan, tetapi tentang bagaimana kita mengembalikan fungsi ruang publik untuk masyarakat," ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BUMD dan seluruh pemangku kepentingan, penataan kawasan Lebak Bulus diharapkan dapat menjadi model penanganan kawasan perkotaan yang efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan transformasi Jakarta menuju kota global yang tertib, modern dan inklusif.

"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pemangku kepentingan terkait agar solusi yang dihadirkan tidak bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari penataan kawasan kota yang berkelanjutan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, memimpin langsung aksi penertiban parkir liar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (24/4), sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menata kawasan dan mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Rano Karno menegaskan bahwa parkir liar tidak hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga berdampak langsung pada kepentingan publik.

Baca juga: Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta Harus Terintegrasi

"Kegiatan penataan kawasan area di dekat mal Poins Square tersebut dilakukan guna mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Parkir liar sangat merugikan publik karena menghambat akses umum dan memicu kerawanan tindak kriminalitas," katanya.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.