Sate kambing menjadi hidangan yang identik disajikan saat Idul Adha. Rasanya memang lezat dan memiliki keistimewaan tersendiri dari segi penyajiannya.
Idul Adha 2026 tinggal menghitung hari. Ini merupakan Hari Raya umat muslim pada 10 Dzulhijjah sebagai wujud ketakwaan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Momen ini disimbolkan dengan kurban menyembelih kambing, sapi, kerbau, ataupun unta. Ini dilakukan oleh mereka yang mampu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daging kurban ini nantinya akan dibagikan ke masyarakat. Biasanya jatah daging kurban ini akan diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat, salah satunya yang identik adalah sate kambing.
Sate kambing juga kuliner khas Indonesia yang terbuat dari daging kambing. Banyak sekali ragam bumbu yang bisa digunakan untuk membuat sate kambing. Selain lezat, sate kambing juga memiliki keistimewaan tersendiri.
Berikut 4 keistimewaan dari sate kambing:
1. Cita Rasa Khas
Ilustrasi sate kambing Foto: Getty Images/wawan heri cahyana
Bagi mereka pencinta daging kambing, pasti tidak akan melewatkan sajian sate saat Idul Adha mendatang. Cita rasanya berbeda dengan sate ayam maupun sapi, karena karakteristik dagingnya.
Karakteristik daging kambing lebih alot dari daging sapi, oleh karena itu cara memasaknya harus diperhatikan agar terasa empuk. Selain itu, jika cara memasaknya kurang tepat akan beraroma prengus yang mengganggu selera.
Namun, jika memasaknya tepat akan merasakan sate kambing yang teksturnya juicy dan tercecap gurih di lidah. Apalagi ketika daging dipadukan dengan lemaknya, akan terasa lumer saat disantap.
2. Bumbu Sate Kambing
Sate kambing di Indonesia juga beragam sekali jenisnya. Umumnya dibumbui halus berupa bawang putih, ketumbar, kemiri, dan kecap manis.
Bumbu tersebut dimarinasi bersama daging kambing sebelum dibakar. Jika ingin lebih kompleks, biasanya menambahkan jahe, lengkuas, dan gula merah agar terasa lebih nikmat dan berempah.
3. Daging Empuk Juicy
Untuk mendapatkan tekstur daging kambing yang empuk juicy memang penting diperhatikan. Proses memotong daging juga harus sesuai, yaitu melawan serat agar memutus urat alot pada daging sehingga akan terasa empuk ketika dikunyah.
Jika ingin tekstur daging cepat empuk bisa dengan membungkusnya dengan daun pepaya selama 30-45. Parutan buah nanas juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging kambing, tapi jangan terlalu lama agar tidak mudah hancur.
4. Teknik Penyajian
Penyajian sate kambing sangat beragam dan berbeda di setiap daerah. Ada sajian sate kambing khas Madura yang identik dengan bumbu kacang dan sambal kecap.
Sementara di Solo atau Semarang, biasanya sate kambing disajikan dengan taburan lada yang melimpah. Pelengkapnya berupa sambal kecap yang manis pedas dengan irisan kol dan tomat segar.
Berbeda lagi dengan sajian sate kambing khas Tegal. Sate kambing ini lebih polos, tapi tetap terasa gurih bumbunya. Penyajiannya juga dengan sambal kecap.
Simak Video "Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·