Savannah James kini fokus mengembangkan bisnis perawatan kulit miliknya, Reframe Beauty, di tengah spekulasi masa depan karier suaminya, LeBron James, setelah Los Angeles Lakers tersingkir dari NBA Playoffs 2026.
Langkah Savannah membangun identitas mandiri ini bertepatan dengan momen perayaan tahun kedua merek kecantikan berbasis ilmiah tersebut yang resmi diluncurkan pada tahun 2025.
Sebelumnya, Los Angeles Lakers dipastikan tersingkir dari putaran kedua babak penentuan juara setelah kalah telak dari Oklahoma City Thunder di Crypto.com Arena.
Meskipun LeBron James tampil dominan selama 40 menit dengan mencetak 24 poin, 12 rebound, dan tiga assist, Lakers tetap gagal membendung keunggulan tim lawan.
Kekalahan tersebut memicu perbincangan luas di kalangan media dan penggemar mengenai kepastian masa depan sang pemain berusia 41 tahun itu di dunia bola basket profesional.
Di tengah sorotan global terhadap keluarganya, Savannah James memilih untuk mematangkan bisnis kosmetiknya yang berfokus pada perawatan diri dan pendefinisian ulang standar kecantikan modern.
Keputusan Savannah mendirikan Reframe Beauty dipicu oleh percakapan mendalam bersama anak perempuannya, Zhuri, yang membuatnya merefleksikan warisan personal yang ingin dia tinggalkan.
"A few years back, my daugther Zhuri looked me in the eyes and said that when she grew up, she wanted to be just like me. That moment made me reflect: what blueprint had I established for her to follow?" tulis Savannah James melalui surat resmi perusahaan di situs web Reframe Beauty.
Perusahaan kecantikan ini tidak sekadar menggunakan nama besar selebriti, melainkan aktif mendanai studi klinis di berbagai lembaga riset medis terkemuka termasuk Howard University College of Medicine.
Istri dari bintang NBA tersebut terlibat langsung dalam setiap tahapan produksi, mulai dari perumusan ide awal hingga pengujian efektivitas produk di laboratorium menggunakan mikroskop.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·