Semangat Kartini jadi motivasi Rajiah untuk cetak prestasi maksimal

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Atlet panjat tebing disiplin speed putri Indonesia Rajiah Sallsabillah memaknai semangat Pahlawan Nasional Raden Ajeng (R.A) Kartini sebagai sumber motivasi untuk terus berlatih, melampaui batas diri, dan membuktikan perempuan mampu berprestasi di olahraga ekstrem.

Menurut dia, nilai perjuangan yang diwariskan Kartini relevan dengan perjalanan karirnya sebagai atlet perempuan di cabang olahraga yang kerap dianggap didominasi oleh laki-laki.

"Ya saya sebagai perempuan juga bisa berjuang layaknya seorang laki-laki yang bisa menggeluti olahraga ekstrem dan tentunya mengharumkan nama Indonesia," kata Rajiah saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa malam.

Dia menjelaskan, pandangan yang kerap mengaitkan olahraga tersebut dengan laki-laki justru menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk membuktikan bahwa perempuan juga mampu bersaing dan berprestasi.

Rajiah mengakui tantangan terbesar dalam menekuni panjat tebing adalah melawan rasa takut, terutama saat berhadapan dengan ketinggian dan risiko cedera.

Meski begitu, dia menekankan bahwa latihan yang konsisten menjadi kunci untuk mengatasi ketakutan tersebut.

"Pastinya ada rasa takut melawan gravitasi, tetapi pada akhirnya ketika terus dilatih dan terus dicoba akhirnya bisa berani," ujar dia.

Dalam perjalanannya sebagai atlet profesional, Rajiah mengaku tidak mengalami diskriminasi secara langsung.

Baca juga: Hari Kartini, Sekjen Perbasi ajak perempuan terus berprestasi

Namun, dia menegaskan bahwa jika hal tersebut terjadi, sikap terbaik adalah menjadikannya sebagai motivasi untuk membuktikan kemampuan diri.

Atlet asal Banten itu juga menyoroti pentingnya kesetaraan dalam program latihan antara atlet putra dan putri.

Sebab, porsi latihan yang sama justru memacu atlet perempuan untuk berkembang lebih cepat dan percaya diri.

Rajiah menambahkan, semangat Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan mencetak prestasi.

Oleh karena itu, peringatan Hari Kartini setiap 21 April adalah momentum untuk memperkuat semangat dalam berlatih dan meraih prestasi terbaik di level internasional.

Lewat kerja keras dan disiplin, atlet berumur 27 tahun itu optimistis dapat terus meningkatkan performa dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Rajiah Sallsabillah merupakan salah satu atlet senior andalan Indonesia dalam cabang olahraga panjat tebing disiplin speed.

Dia memiliki rekam jejak gemilang di berbagai kejuaraan dunia atau internasional, termasuk Asian Games. Pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018, dia meraih medali emas nomor speed relay.

Sementara dalam edisi Hangzhou, China, pada 2022, perempuan lajang itu menambah koleksi medali dengan satu perunggu dari speed individual dan satu perak lewat speed relay.

Baca juga: Glorya Famiela, "Kartini" di balik prestasi timnas esports Indonesia

Baca juga: Desak Made bertekad lanjutkan prestasi di Asian Beach Games 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.