Serangan Israel di Jalur Gaza Tewaskan Tiga Warga Palestina

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tiga warga Palestina, termasuk seorang wanita, dilaporkan tewas akibat serangan pasukan Israel di Jalur Gaza pada Minggu (26/4/2026). Insiden mematikan ini terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Kota Gaza dan Khan Yunis, di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh.

Data mengenai jatuhnya korban jiwa tersebut dikonfirmasi oleh Badan Pertahanan Sipil Gaza. Dilansir dari Detikcom, otoritas setempat mencatat adanya korban luka-luka selain tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia dalam operasi militer tersebut.

"Tiga martir dan beberapa lainnya terluka setelah serangan oleh pasukan pendudukan di Kota Gaza dan Khan Yunis," kata badan tersebut.

Laporan detail menyebutkan bahwa dua pria tewas ketika rudal yang dilepaskan dari pesawat nirawak (drone) Israel menghantam kerumunan warga sipil. Peristiwa ini berlangsung di dekat bundaran Kuwait yang berlokasi di lingkungan Zeitun, Kota Gaza.

Pihak medis di Rumah Sakit Al-Shifa Gaza mengonfirmasi telah menerima jenazah kedua korban tersebut untuk proses identifikasi. Sementara itu, insiden terpisah di Khan Yunis merenggut nyawa seorang wanita akibat tembakan pasukan Israel.

Jenazah wanita tersebut kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser. Menanggapi kejadian di wilayah selatan tersebut, pihak militer Israel memberikan pernyataan awal terkait operasional mereka.

Militer Israel mengatakan tidak mengetahui adanya insiden yang melibatkan kematian seorang wanita di Khan Yunis. Israel menambahkan bahwa mereka sedang menyelidiki laporan mengenai kematian dua pria tersebut.

Kekerasan harian tetap menghantui wilayah Gaza meskipun kesepakatan gencatan senjata telah diupayakan sejak Oktober lalu. Militer Israel dan kelompok Hamas terus melontarkan tuduhan timbal balik mengenai pelanggaran poin-poin gencatan senjata tersebut.

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Gaza yang diakui oleh PBB, setidaknya 811 warga Palestina telah gugur sejak periode gencatan senjata dimulai. Di sisi lain, militer Israel melaporkan kehilangan lima personel tentara dalam kurun waktu yang sama di Gaza.