Melalui kuasa hukumnya, keluarga Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq telah melaporkan sejumlah akun penyebar hoaks. Mereka juga sudah mengultimatum sejumlah akun yang masih menyebarkan pemberitaan miring terkait rumah tangga Sonny dan Fairuz.
Kendati demikian, pihak keluarga masih membuka pintu damai terhadap sejumlah akun penyebar hoaks yang mau meminta maaf dan bertanggung jawab atas perbuatannya.
"Kalau dari sisi pidana mereka sudah mau minta maaf di sosial media, kita anggap itu case closed. Kita karena keluarga juga nggak mau manjang-manjangin masalah," kata Ina kepada kumparan.
Ina menjelaskan bahwa pihaknya masih membuka pintu damai selama 2x24 jam setelah ultimatum dilayangkan pada Rabu (29/4) lalu. Jika tak kunjung ada permintaan maaf, maka mereka akan segera melayangkan proses hukum.
"Kalau kita lihat 2 x 24 jam kalau memang dia ada itikad baik, ya masih kita maafin. Tapi kalau udah lewat dari situ, ya udah lah proses hukum saja gitu," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Ina juga menyebutkan bahwa pihaknya mempertimbangkan langkah perdata. Namun, langkah hukum tersebut masih dalam tahap pertimbangan.
"Kita masih akan ada langkah ke sana jika memang nanti dari dari pidana (tidak memberikan efek jera)," katanya.
Oleh karena itu, Ina juga belum bisa mengungkapkan perhitungan kerugian yang dialami oleh Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq soal hoaks perceraian mereka.
"Iya kalau kerugian kita belum bisa sebut angka dan apa, terlalu prematur," tandasnya.
Kuasa hukum keluarga Sonny dan Fairuz yang lain, Uus Mulyaharja, menjelaskan bahwa kabar miring soal rumah tangga Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq sudah semakin meresahkan.
"Sebagaimana kita perlu sampaikan bahwa saat ini keluarga besar itu resah ya, dengan banyaknya pertanyaan, telepon, bahkan apa ya, pemberitaan-pemberitaan yang miring sehingga itu merasa diserang nama baiknya, merasa tercemar nama baiknya," kata Uus.
Uus kemudian menegaskan bahwa pemberitaan tersebut juga sudah sangat mengganggu psikologis keluarga. Oleh karena itu, keluarga mengambil sikap tegas atas beragam pemberitaan miring yang menerpa rumah tangga Fairuz dan Sonny.
"Itu sangat mengganggu sekali. Oleh karenanya, kami dari keluarga besar ini sebetulnya bagaimana mengukur dampak ya, yang namanya pencemaran nama baik, terus kemudian fitnah, ya," kata Uus.
"Terus kemudian juga berkaitan dengan anggapan publik yang seakan-akan berita itu benar, ini sangat mengganggu dan sangat merusak nama baik keluarga besar," tambahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·