SpaceX mungkin habiskan 119 miliar dolar AS bangun pabrik chip

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - SpaceX, perusahaan milik pebisnis Elon Musk, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghabiskan dana senilai 119 miliar dolar AS (sekitar Rp2.06 kuadriliun) untuk membangun pabrik chip di Texas, AS.

Perusahaan yang bergerak di industri luar angkasa dan juga sekarang menaungi perusahaan xAI itu pada tahap awal mungkin menghabiskan 55 miliar dolar AS (sekitar Rp953 triliun) untuk pembangunan tahap awal pabrik tersebut di Grimes County, Texas.

Dilaporkan oleh TechCrunch, Rabu (6/5) waktu setempat, rencana pembangunan pabrik itu beserta estimasi biayanya ditemukan di situs web Grimes County.

Baca juga: Laba Tesla naik 17 persen, fokus pada AI dan ekspansi robotaxi

Menurut proposal pengajuan itu dijelaskan bahwa proyek ini disiapkan menjadi proyek "multi-fase" menghadirkan pabrik pembuatan semikonduktor generasi berikutnya yang terintegrasi secara vertikal dengan dilengkapi fasilitas fabrikasi komputasi canggih.

Elon Musk sebelumnya telah menguraikan rencana untuk proyek tersebut, yang dijulukinya sebagai "Terafab".

Proyek ini disebut Musk akan memberi kontribusi sumber daya bagi perusahaan kendaraan listrik Tesla.

Baca juga: xAI milik Elon Musk hadapi gugatan atas polusi pusat datanya

Perusahaan-perusahaan milik Elon itu telah mengikat raksasa pembuat chip Intel ke dalam upaya tersebut, dengan tujuan mengembangkan chip untuk server AI, satelit, pusat data yang diusulkan SpaceX di luar angkasa, serta kendaraan dan robot Tesla otonom.

Miliarder tersebut mengatakan bahwa fasilitas manufaktur tersebut suatu saat nanti akan memproduksi cukup banyak chip untuk menyediakan 1 terawatt daya per tahun.

Ia menyebutkan perusahaannya diperlukan karena produsen semikonduktor tidak membuat chip dengan cukup cepat untuk kebutuhan kecerdasan artifisial dan robotika perusahaannya.

Baca juga: Elon Musk kemukakan rencana kolaborasi pembuatan chip

"Kita harus membangun Terafab atau kita tidak akan memiliki chip, dan kita membutuhkan chip tersebut, jadi kita akan membangun Terafab,” tulisnya.

Namun, Musk menulis dalam sebuah cuitan pada hari Selasa bahwa Grimes County, Texas, hanyalah salah satu dari beberapa lokasi yang sedang dipertimbangkan untuk pabrik tersebut

Pengajuan ini dilakukan saat Musk telah menggandakan upaya memastikan xAI memiliki daya komputasi yang cukup untuk melatih dan memberi daya pada serangkaian model AI Grok-nya.

Baca juga: Cuitan pertama di Twitter ternyata telah berusia 20 tahun

Dia juga berniat memanfaatkan permintaan komputasi AI dengan membangun pusat data di luar angkasa, yang dia sebut sebagai alasan besar untuk menggabungkan xAI dengan SpaceX.

Entitas gabungan tersebut dikatakan memiliki valuasi sebesar 1,25 triliun dolar AS (sekitar Rp21,6 kuadriliun) dan diperkirakan akan go public pada bulan Juni.

Baca juga: Eks karyawan nilai aspek keselamatan di xAI melemah, Grok jadi sorotan

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.