San Antonio Spurs berupaya mengoptimalkan peran Victor Wembanyama di area paint guna menghadapi Minnesota Timberwolves pada gim kedua babak playoff, Rabu (6/5/2026). Langkah ini diambil setelah sang bintang hanya mencetak 11 poin dengan akurasi tembakan 5 dari 17 pada pertemuan pertama.
Analisis dari Air Alamo menunjukkan penurunan performa Wembanyama yang gagal memasukkan satu pun dari delapan percobaan tembakan tiga angka. Sebaliknya, pemain asal Prancis tersebut mencatatkan efektivitas lebih baik di dalam busur dengan keberhasilan 4 dari 5 tembakan.
Tim pelatih San Antonio Spurs dilaporkan bakal kembali menerapkan strategi pin-down screen untuk membebaskan Wembanyama dari kawalan. Taktik yang sebelumnya sukses saat melawan Portland Trail Blazers ini bertujuan memanfaatkan keunggulan postur sang pemain saat menghadapi penjaga yang lebih kecil.
Penggunaan layar dari Stephon Castle atau Julian Champagnie diharapkan dapat membuka jalur bersih bagi Wembanyama menuju ring. Skema ini dinilai tetap efektif meskipun sang pemain dijaga oleh Rudy Gobert, karena memaksa bek terbaik lawan tersebut keluar dari zona nyamannya.
Kondisi pertahanan Timberwolves juga menjadi celah bagi Spurs, terutama saat tim lawan mencadangkan Gobert demi strategi ofensif pada kuarter keempat gim pertama. Pemain lain seperti Julius Randle atau Naz Reid dianggap tidak memiliki kemampuan bertahan di area bawah ring sebaik Gobert.
Peningkatan agresi Wembanyama di area dalam diprediksi akan membuka ruang tembak bagi pemain Spurs lainnya seperti De'Aaron Fox dan Dylan Harper. San Antonio Spurs menargetkan kemenangan pada laga kedua ini untuk menyamakan kedudukan dalam seri babak playoff tersebut.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·