Stasiun JIS Mulai Layani Penumpang KRL pada Juni 2026

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan rencana pengoperasian Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) yang akan mulai melayani penumpang KRL Commuterline pada bulan Juni 2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya integrasi transportasi antarmoda di Jakarta, yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat ke kawasan olahraga dan permukiman. Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menyampaikan pernyataan ini pada Sabtu, 11 April 2026.

Pengoperasian stasiun ini akan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Dilansir dari Kompas.com, Stasiun JIS juga diharapkan dapat memperkuat layanan KRL lintas Tanjung Priok, yang menunjukkan peningkatan jumlah penumpang secara konsisten.

Menurut catatan KAI, volume penumpang KRL Commuterline lintas Tanjung Priok pada tahun 2022 mencapai 1.599.107 orang. Jumlah ini meningkat menjadi 2.676.363 orang pada tahun 2023 dan mencapai 3.377.633 orang pada tahun 2024. Peningkatan terus berlanjut pada tahun 2025 dengan total 3.531.311 orang, sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume penumpang mencapai 873.658 orang.

KAI bersama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sedang mempercepat penyelesaian pembangunan Stasiun JIS yang ditargetkan rampung pada Mei 2026. Upaya ini merupakan bagian dari penguatan prasarana yang dilakukan.

KAI, bersama DJKA Kemenhub, KAI Commuter, dan Pemprov DKI Jakarta, terus bersinergi untuk memastikan pembangunan Stasiun JIS berhasil. Anne Purba mengatakan, pertumbuhan signifikan pengguna KRL membuktikan kereta api menjadi pilihan utama.

Anne Purba berkata, "KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik."

Peningkatan keandalan layanan KRL lintas utara didukung oleh program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda sepanjang 8,115 kilometer antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok. Kesiapan operasional Stasiun JIS dan penguatan prasarana diharapkan dapat meningkatkan kontribusi kereta api terhadap mobilitas warga.