Jakarta (ANTARA) - Sebuah studi yang telah diterbitkan di dalam jurnal Nature Metabolism mengungkapkan bahwa sel-sel penghasil insulin manusia merupakan adaptor "heroik" yang pada akhirnya memaksakan diri hingga mencapai titik batas.
Dengan memetakan pankreas manusia sejak lahir hingga usia lanjut, para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel secara alami "meningkatkan volume" produksi insulin untuk mengatasi proses penuaan. Namun, pada penderita diabetes, sel-sel tersebut mencoba untuk "berlari" lebih cepat lagi.
Para peneliti mengatakan sel-sel tersebut tidak sekadar mengalami kegagalan, melainkan berupaya mempertahankan kontrol gula darah di bawah tekanan berkelanjutan, yang pada akhirnya memberikan beban terlalu berat pada fungsi internalnya.
Penemuan ini menggeser fokus pengobatan di masa depan dari mengganti sel-sel yang mati menjadi "mengatur ulang" sel-sel yang bekerja terlalu keras, sehingga berpotensi menghentikan penyakit itu sebelum menjadi permanen.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·