Sugiono soal Lawatan Prabowo ke Prancis: Undangan Macron yang Sempat Tertunda

Sedang Trending 9 jam yang lalu
Menteri Luar Negeri Sugiono. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Menlu Sugiono mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Prancis. Menurutnya, Prabowo memenuhi undangan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang sempat tertunda.

"Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda," kata Sugiono dalam keterangannya, Rabu (27/5).

Sugiono menjelaskan, Prabowo sedianya diundang Macron untuk datang pada April lalu. Namun, pada saat itu, tidak ada waktu yang cocok.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa (26/5/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

"Dan pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris, itu juga dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini," ujarnya.

"Jadi karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua, beliau, Pak Presiden, memenuhi undangan ini, dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kenegaraan tersebut, sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia," jelas dia.

Perkuat Kerja Sama Super Strategis

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, menyebut kunjungan Prabowo ke Prancis ini dalam rangka memperkuat kerja sama super strategis.

"Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis," kata Teddy dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Selain itu, menurut Teddy, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis juga dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global.

“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia-khususnya Asia Tenggara-menuju kawasan Eropa,” ucapnya.