Sule Siap Pasang Badan Bela Hak Anak Usai Tuntutan Teddy Pardiyana Ditolak

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Perselisihan panjang antara keluarga komedian Sule dengan Teddy Pardiyana, terkait harta peninggalan almarhumah Lina Jubaedah akhirnya menemui babak baru di Pengadilan Agama Bandung.

Majelis hakim, mengeluarkan putusan yang menyatakan permohonan penetapan ahli waris yang diajukan Teddy tidak dapat diterima atau Niet Ontvankelijke Verklaard (NO). Putusan ini didasari atas pertimbangan hukum perkara tersebut seharusnya diajukan dalam bentuk gugatan, bukan permohonan.

Menanggapi hasil tersebut, Sule menegaskan, hasil persidangan tersebut bukan sekadar urusan siapa yang menang atau kalah. Ia melihat proses hukum ini, sebagai bentuk penegakan keadilan yang semestinya dijalani sesuai aturan yang berlaku agar memberikan kejelasan bagi semua pihak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh, itu sih bukan kita menang atau kalah ya menurut aku, tapi ini proses pembelajaran untuk keadilan. Untuk ke depannya ya kita serahkan kepada pengadilan," kata Sule saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

Lebih lanjut, Sule memberikan penjelasan terkait alasan di balik penolakan permohonan pihak Teddy oleh pihak pengadilan. Menurutnya, kegagalan pihak pemohon dalam membuktikan poin-poin krusial terkait objek harta, yang diperkarakan menjadi faktor utama yang menghambat proses tersebut di meja hijau.

"Kemarin kenapa ditolak? Mungkin tidak sesuai dengan... tidak bisa membuktikan objeknya apa, objeknya apa saja. Karena kan tidak mungkin objeknya semua yang termasuk dengan harta saya, tapi harta yang sudah diberikan kepada almarhumah istri saya," jelasnya.

Komedian bernama asli Entis Sutisna itu, juga mengungkapkan kendala yang terjadi di lapangan selama perselisihan ini berlangsung. Beberapa aset peninggalan mantan istri yang seharusnya, menjadi bagian dari harta warisan untuk anak-anaknya, justru diketahui sudah tidak ada lagi karena telah berpindah tangan atau dijual oleh pihak tertentu tanpa seizin ahli waris yang sah.

"Cuma kan beda lagilah ketika hartanya ada, jelas objeknya juga ada yang mana saja, baru kan bisa. Ini kan objeknya juga ada yang sudah hilang, ada yang sudah dijual, nah begini itu yang menjadi kendala," terangnya.

Meski terus ditekan dengan berbagai tuntutan, Sule memastikan anak-anaknya, terutama Rizky Febian, tidak pernah memiliki sikap serakah terhadap harta kekayaan. Ia menanamkan nilai-nilai kejujuran dan hanya mempertahankan apa yang memang menjadi hak mereka sejak dini agar tidak menjadi beban di kemudian hari.

"Gak ngoyo sama harta kok kalau anak-anak saya. Saya ajarin untuk apa ya, maksudnya hal-hal yang memang milik kita ya kita pertahankan gimana, tapi kalau memang ada feeling orang ya kasih," tegasnya.

Sebagai kepala keluarga, Sule menyatakan siap berdiri di barisan paling depan untuk melindungi kepentingan dan hak anak-anaknya.

"Saya hanya garda terdepan untuk keluarga saya saja. Kalau untuk Iky nanti apakah mau mensomasi atau mau mengambil haknya itu ya dengan cara jalur hukum ya diserahkan kepada Iky," pungkasnya.


(ahs/wes)