Ribuan pendukung Deportivo berkumpul di kawasan Riazor pada Jumat, 1 Mei 2026, untuk merayakan Hari Peñas menjelang pertandingan krusial melawan Leganes guna memperebutkan tiket promosi langsung. Kemeriahan yang dimulai sejak pagi hari ini diwarnai ketegangan antara Federasi Peñas Deportivistas dan manajemen klub terkait izin penggunaan area stadion.
Kegiatan dimulai pukul 10.00 waktu setempat dengan pembukaan zona permainan anak di pelataran Riazor, disusul pembukaan D-Beach Club di area pantai pada pukul 11.00. Federasi Peñas memulai acara makan bersama dan musik langsung di jalan Almirante Cadarso pada pukul 13.00, sementara bus pemain dijadwalkan tiba di stadion sekitar pukul 17.00.
Konflik muncul karena Real Club Deportivo mendirikan Fan Zone di area pelataran Riazor, lokasi yang selama bertahun-tahun dilarang bagi suporter oleh Pemerintah Kota dengan alasan keamanan jalur evakuasi. Federasi Peñas menilai langkah klub sebagai bentuk persaingan acara dan mempertanyakan inkonsistensi pemberian izin penggunaan lahan publik tersebut.
Seorang pendukung yang hadir menyuarakan kebingungannya atas perbedaan perlakuan yang diterima pihak klub dibandingkan dengan organisasi suporter resmi. Kelompok suporter menuding adanya campur tangan yang memecah konsentrasi massa di tengah upaya promosi tim ke kasta lebih tinggi.
"¿Por qué al club se le autoriza a ocupar la explanada un día de partido cuando a nosotros se nos ha denegado en múltiples ocasiones?" tanya seorang peñista kepada media Noticias Coruña.
Meskipun terdapat gesekan administratif, Federasi Peñas tetap mempertahankan identitas perayaan mereka sebagai tradisi asli yang lahir dari akar rumput para penggemar. Perwakilan federasi menekankan bahwa nilai sejarah dan ikatan emosional tidak bisa digantikan oleh fasilitas resmi yang disediakan manajemen klub.
"Nosotros somos los organizadores del verdadero Día de las Peñas” ujar Federasi Peñas Deportivistas.
Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa kehadiran Fan Zone milik klub tidak akan dianggap sebagai kompetisi, melainkan sebagai tantangan bagi Pemerintah Kota untuk memberikan penjelasan atas izin tersebut. Mereka merasa memegang kendali atas semangat dasar dari gerakan suporter meskipun tidak menempati lahan utama di depan stadion.
“Esto no es una competición. Ellos tienen la ‘Fan Zone’, nosotros tenemos el corazón y la tradición. Pero el Ayuntamiento también debería de dar explicaciones" pungkas Federasi Peñas Deportivistas.
Stadion Riazor dilaporkan telah terjual habis untuk mendukung perjuangan Deportivo meraih kemenangan penting. Sementara itu, kerumunan pendukung terus memadati jalan-jalan di sekitar pelataran stadion dan area Almirante Cadarso menunggu kehadiran bus tim.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·