TASPEN salurkan bantuan sosial ke ratusan anak panti asuhan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - PT TASPEN (Persero) menyalurkan bantuan sosial dan fasilitas belajar kepada lebih dari 250 anak panti asuhan di 13 kota di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kartini sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 perusahaan pada 22 April 2026.

Corporate Secretary TASPEN Henra mengatakan kegiatan bertajuk "Lentera Srikandi" tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga penguatan karakter anak melalui edukasi pencegahan kekerasan dan perundungan.

"Melalui Lentera Srikandi, TASPEN ingin menghadirkan lebih dari sekadar bantuan finansial. Melalui kehadiran para Srikandi TASPEN, kami membawa pesan keberanian dan kepercayaan diri bagi anak-anak di panti asuhan," ujar Henra dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dalam kegiatan itu, jajaran pemimpin perempuan TASPEN turut hadir langsung di sejumlah lokasi, antara lain Direktur SDM dan Teknologi Informasi Ovita Susiana Rosya di Panti Asuhan Insan Cita 165 Tanjungpinang, Kepri, dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Diyantini Soesilowati di Panti Asuhan Peduli Kasih KNDJH Malang, Jatim.

Selain menyalurkan kebutuhan dasar, alat belajar, serta sarana prasarana panti asuhan, kegiatan juga diisi sesi interaktif yang membahas bahaya perundungan dan langkah menghadapi tindakan tersebut.

TASPEN menyatakan program itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial perusahaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, termasuk pada HUT ke-62 melalui program "Cerita Ibu Srikandi TASPEN untuk Anak Indonesia" yang digelar di 17 kantor cabang.

TASPEN menambahkan kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya penguatan sumber daya manusia yang berkarakter, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Baca juga: TASPEN tegaskan transformasi berbasis aksi nyata pada HUT Ke-63

Baca juga: TASPEN dukung relaksasi pelaporan SPT 2025 lewat TOOS

Baca juga: TASPEN perkuat reformasi birokrasi lewat SMAP ISO 37001:2025

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.