Internal Real Madrid dilanda ketegangan hebat setelah dua bintang mereka, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, dilaporkan nyaris terlibat baku hantam dalam sesi latihan menjelang pertandingan krusial El Clasico melawan Barcelona pada Senin, 11 Mei 2026 dini hari.
Insiden ini menambah beban berat bagi raksasa La Liga tersebut yang tengah menghadapi krisis performa. Berdasarkan laporan Marca, atmosfer di pusat pelatihan menunjukkan adanya perpecahan mendalam di tubuh tim asuhan Alvaro Arbeloa setelah kegagalan meraih trofi selama dua musim berturut-turut.
Perselisihan antara Tchouameni dan Valverde bermula dari benturan fisik ringan saat latihan berlangsung. Namun, situasi tersebut berkembang menjadi adu mulut yang sangat agresif. Laporan sumber tersebut menyatakan bahwa perilaku konfrontatif keduanya tidak berhenti di lapangan, melainkan terus berlanjut hingga ke dalam ruang ganti pemain.
Kondisi moral skuad dilaporkan telah mencapai titik terendah dengan munculnya faksi-faksi internal. Hubungan antar pemain merenggang, bahkan beberapa di antaranya dikabarkan sudah tidak saling bertegur sapa. Masalah ini semakin kompleks dengan adanya isu mengenai gaya hidup Kylian Mbappe yang memicu ketidakpuasan di antara rekan setimnya.
Real Madrid sebelumnya menargetkan kemenangan 2-0 atas Espanyol untuk menunda pesta juara Barcelona. Namun, kini mereka harus bersiap menghadapi El Clasico di Camp Nou dalam kondisi tim yang terpecah, sementara Barcelona hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk secara resmi mengunci gelar juara La Liga musim ini.
Manajemen klub kini dihadapkan pada ketidakpastian mengenai siapa yang akan memimpin tim musim depan untuk menyelesaikan konflik internal yang melibatkan pemain bintang seperti Jude Bellingham, Vinicius Junior, dan Mbappe. Arbeloa dituntut segera menyatukan kembali keharmonisan tim demi menghadapi tekanan besar dari para penggemar.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·