Terpopuler, kecelakaan kereta di Bekasi hingga reshuffle kabinet

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita unggulan Selasa untuk disimak, mulai dari kronologis kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur hingga reshuffle kelima yang dilakukan Presiden Prabowo. Berikut berita-berita tersebut:

1.⁠ ⁠Kronologis kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur

Salah satu penumpang selamat, Munir, menceritakan kronologis kecelakaan kereta api antara CommuterLine dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB. Baca selengkapnya di sini

2.⁠ ⁠Pemerintah bakal bahas stimulus bagi industri pengguna plastik

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah berencana membahas dukungan fiskal atau stimulus bagi industri pengguna plastik.

Pembahasan tersebut rencananya akan dilakukan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Selasa (28/4). Baca selengkapnya di sini

3.⁠ ⁠Purbaya: Pergerakan ekonomi ke 8 persen sudah mulai terlihat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pergerakan ekonomi nasional ke arah pertumbuhan 8 persen sudah mulai terlihat. Baca selengkapnya di sini

4.⁠ ⁠KAI: Stasiun Bekasi Timur sementara tidak melayani penumpang

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan untuk sementara waktu Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang, sebagai dampak dari insiden operasional yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta. Baca selengkapnya di sini

5.⁠ ⁠Reshuffle kelima Presiden Prabowo, sejumlah pejabat hadir di Istana

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle (perombakan) kabinet untuk kelima kalinya sejak menjabat. Sejumlah pejabat dan tokoh terlihat hadir di Istana Kepresidenan Jakarta. Kehadiran mereka mengindikasikan adanya perombakan kabinet pada hari ini. Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Tiara Hana Pratiwi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.