Tiket Final PSS Sleman Kontra Garudayaksa FC Habis Terjual 30 Menit

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tiket pertandingan final Liga 2 yang mempertemukan PSS Sleman dengan Garudayaksa FC telah habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam setelah akses pembelian daring dibuka pada Jumat, 8 Mei 2026. Antusiasme tinggi suporter membuat 16 ribu lembar tiket yang mulai dipasarkan pukul 19.00 WIB tersebut ludes hanya dalam 30 menit.

Lonjakan trafik yang signifikan pada laman resmi menjadi penyebab utama cepatnya status penjualan berubah menjadi habis. Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, memberikan penjelasan resmi terkait kondisi teknis yang terjadi selama proses penjualan tiket berlangsung.

"Terkait penjualan tiket laga final PSS Sleman yang dinyatakan sold out dalam kurang lebih 30 menit, kami memahami tingginya antusiasme dan kekecewaan sebagian suporter yang belum berhasil mendapatkan tiket. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pembelian tiket berlangsung," kata Vita Subiyakti, Executive Representative PSS Sleman.

Vita memaparkan bahwa berdasarkan data sistem, antrean sempat menyentuh angka lebih dari 64 ribu pengguna atau 200 k tpm. Selain itu, terdapat sekitar 9 ribu pengguna aktif secara simultan pada situs web dengan pertumbuhan trafik mencapai 2.500 pengguna baru setiap menitnya.

"Berdasarkan data sistem, antrean pembelian tiket sempat mencapai lebih dari 200 k tpm atau sekitar 64 ribu pengguna, dengan sekitar 9 ribu user aktif secara bersamaan di website dan pertambahan trafik mencapai kurang lebih 2.500 user per menit. Tingginya lonjakan akses ini menyebabkan sistem antrean cloudflareterus melakukan penyesuaian estimasi waktu tunggu secara otomatis," ujarnya.

Pihak manajemen juga mengklarifikasi perihal dinamika waktu tunggu dalam sistem antrean digital tersebut. Vita menegaskan bahwa perubahan estimasi waktu bukan berarti posisi pembeli tergeser oleh pengguna lain yang baru masuk ke sistem.

"Analogi sederhananya seperti antrean di kasir minimarket, ketika proses pembayaran di depan membutuhkan waktu lebih lama, maka seluruh antrean ikut menunggu lebih lama, namun posisi antrean tetap aman dan tidak berubah," ujarnya.

Tingginya minat ini tidak hanya datang dari pendukung lokal, namun juga warga negara asing yang turut mengunggah momen perburuan tiket di media sosial. Sebagai solusi bagi pendukung yang tidak mendapatkan tiket untuk laga pada Minggu, 9 Mei 2026 tersebut, pemerintah daerah setempat telah menyiapkan sejumlah alternatif.

"Bagi suporter yang belum mendapatkan tiket, kami berharap tetap dapat memberikan dukungan terbaik untuk PSS Sleman melalui berbagai titik nonton bareng yg akan disiapkan oleh Pemda Kabupaten Sleman telah disampaikan oleh Wakil Bupati dalam rakord (rapat koordinasi) persiapan match untuk membuat titik nobar di lapangan pemda, juga imbauan untuk tiap kepanewon juga menyiapkan nobar bagi masyarakat, maupun dari rumah demi menjaga kondusivitas bersama," ungkap dia.