Partisipasi tim nasional Homeless Indonesia dalam ajang bergengsi Homeless World Cup (HWC) 2026 dipastikan batal. Skuad yang populer dengan julukan "Garuda Jalanan" tersebut tidak dapat berangkat ke Mexico City karena terkendala masalah pendanaan.
Keputusan sulit ini disampaikan secara resmi oleh Rumah Cemara sebagai organisasi yang menaungi tim tersebut. Pembatalan keberangkatan dilakukan setelah tidak adanya kepastian dukungan finansial dari pemerintah maupun pihak swasta hingga batas waktu yang ditentukan.
Sekretaris Rumah Cemara, Rin Aulia, menjelaskan bahwa langkah untuk absen dari turnamen internasional ini diambil setelah melakukan pertimbangan yang sangat matang. Hal ini menjadi catatan sejarah karena Indonesia selalu konsisten mengirimkan wakilnya sejak tahun 2011.
"Rumah Cemara dengan berat hati mengumumkan bahwa Indonesia tidak akan berpartisipasi dalam ajang Homeless World Cup 2026 yang diselenggarakan di Mexico City," ujar Rin dalam keterangan resminya seperti dikutip dari Medcom, Selasa, 5 Mei 2026.
Ketiadaan sokongan dana menjadi faktor krusial yang menghentikan langkah timnas ke Meksiko. Rin mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak untuk menggalang bantuan finansial dalam beberapa bulan terakhir.
Namun, hingga masa persiapan teknis berakhir, komitmen dukungan yang diharapkan tidak kunjung datang. Krisis biaya ini sebenarnya telah dihadapi Rumah Cemara sejak tahun 2023, di mana organisasi tersebut harus menutup sendiri biaya operasional tim agar tetap bisa berkompetisi.
"Ketiadaan partisipasi tahun ini menjadi pengingat bahwa inisiatif berbasis komunitas untuk kelompok marjinal masih sangat bergantung pada dukungan lintas sektor yang kuat," tutur Rin.
Rekam Jejak Prestasi Garuda Jalanan
Absennya Indonesia pada edisi 2026 memutus tren positif yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade. Sejak debutnya pada 2011, Indonesia menjadikan HWC sebagai platform penting untuk pemberdayaan sosial bagi kelompok marjinal melalui olahraga sepak bola.
Prestasi Indonesia di kancah dunia tergolong impresif dengan pencapaian menembus babak empat besar pada edisi 2012 dan 2024. Meskipun harus absen tahun ini, Rumah Cemara menegaskan tetap berkomitmen menjalankan program pemberdayaan di tingkat akar rumput dan tetap mengincar peluang untuk kembali berpartisipasi di masa depan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·