Konyaspor Singkirkan Besiktas Lewat Penalti Menit Akhir di Piala Turki

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Konyaspor memastikan tempat di babak final Ziraat Turkish Cup setelah menundukkan tuan rumah Besiktas dengan skor 1-0 di Stadion Tupras, Dolmabahce, pada Selasa, 5 Mei 2026. Gol penentu kemenangan tim tamu dihasilkan melalui eksekusi penalti pada masa tambahan waktu babak kedua.

Kekalahan dramatis ini memutus tren positif Besiktas yang sebelumnya mendominasi dengan memenangkan enam dari tujuh pertemuan terakhir melawan Konyaspor. Dilansir dari laporan bolgegundemi.com, hasil ini juga mengancam posisi Sergen Yalçın di kursi kepelatihan setelah gelombang protes suporter pecah di akhir laga.

Pertandingan berjalan ketat dengan dominasi penguasaan bola oleh Besiktas sejak awal babak pertama. Tim tuan rumah tercatat dua kali hampir memecah kebuntuan melalui sepakan El Bilal Toure dan Orkun Kokcu, namun keduanya hanya membentur tiang gawang.

Kebuntuan baru pecah pada menit ke-90+4 saat wasit Adnan Deniz Kayatepe memberikan penalti kepada Konyaspor. Keputusan tersebut diambil setelah Kazeem Olaigbe dijatuhkan oleh Junior Olaitan di area terlarang, yang kemudian memicu protes keras dari pihak Besiktas.

Gelandang Enis Bardhi yang maju sebagai algojo berhasil menuntaskan tugasnya pada menit ke-90+8. Bola yang bersarang ke gawang Besiktas memastikan Konyaspor melaju ke final piala domestik tersebut untuk kedua kalinya dalam sejarah klub.

Bek Konyaspor, Adil Demirbağ, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan seluruh anggota tim yang mampu mematahkan prediksi banyak pihak sebelum pertandingan dimulai.

"Zor bir maç oldu ama sonuna kadar inandık ve turu geçtik. Önümüzde final var, acele etmeyeceğiz. Kupayı kaldırmak istiyoruz" ujar Adil Demirbağ, Pemain Konyaspor.

Ia juga memberikan tanggapan mengenai banyaknya pengamat sepak bola yang lebih mengunggulkan Besiktas untuk meraih kemenangan mudah di kandang sendiri.

"Bazı yorumcular Beşiktaş’ın rahat kazanacağını söylemişti. Futbol sahada oynanmadan kazanılmıyor" kata Adil Demirbağ.

Adil menambahkan bahwa pergantian nahkoda tim ke tangan pelatih Ilhan Palut membawa perubahan signifikan dalam dinamika skuad dan meningkatkan performa kolektif pemain di lapangan.

"Hoca değişikliği bize iyi geldi. Aile ortamı oluştu ve performansımız arttı" ucap Adil Demirbağ.

Selain fokus membawa trofi bagi klub, bek berusia 28 tahun tersebut juga menyatakan ambisi pribadinya untuk menembus skuad tim nasional melalui konsistensi permainan.

"İyi bir performans sergiliyorum ve milli takıma çağrılmayı hedefliyorum" tegas Adil Demirbağ.

Konyaspor kini menunggu pemenang antara laga Gençlerbirliği melawan Trabzonspor yang akan digelar pada Rabu, 13 Mei 2026, untuk menentukan lawan di partai puncak.