Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) merombak cetak biru sistem pendidikan perwira dari sistem korps menjadi sistem jalur untuk menghapus sekat kelompok dalam diskusi interaktif di Markas Besar Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Langkah strategis ini digagas oleh Bidang Sumber Daya Manusia dan Reformasi Birokrasi Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut demi mengikis ego sektoral antar-korps. Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat teras Mabesal secara tatap muka maupun konferensi video.
Perubahan format pendidikan perwira ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan taktis institusi ke depan. Pihak Dinas Penerangan Angkatan Laut menegaskan bahwa langkah ini merupakan sebuah kebutuhan strategis yang nyata bagi organisasi.
"Transformasi sistem pendidikan perwira dari corps system menuju line system bukan sekadar perubahan administratif, namun menjadi kebutuhan strategis demi menjawab tantangan taktis TNI AL di masa depan," tegas Tunggul, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (22/5).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksma TNI Tunggul menjelaskan, kebijakan baru ini tidak akan membubarkan struktur satuan korps yang sudah ada. Penataan tersebut dirancang untuk menyatukan pola pikir kepemimpinan secara menyeluruh.
"Konsep line system ditegaskan bukan untuk menghapus korps, melainkan menyatukan pola pikir secara komprehensif guna memaksimalkan peran pendidikan serta membentuk kompetensi kepemimpinan perwira TNI AL yang bersifat generalis dan adaptif," lanjutnya.
Melalui penerapan pola jalur ini, pembinaan karier seluruh perwira tidak lagi tersekat secara kaku. Sistem baru tersebut diproyeksikan mampu melahirkan figur pemimpin yang adaptif terhadap tuntutan zaman modern.
"Sistem tersebut juga dinilai menjadi fondasi penting dalam menghilangkan silo-fication sehingga TNI AL mampu mencetak pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan komando terintegrasi dan siap menghadapi dinamika peperangan modern yang didominasi perkembangan teknologi," tambah Tunggul.
Formulasi konsep ini dibahas secara mendalam bersama sejumlah narasumber kompeten dalam forum tersebut. Pemaparan materi dipimpin oleh Paban VI Spersal, Paban III Spersal sebagai pemangku kebijakan pendidikan, serta Direktur Perencanaan dan Pengembangan Akademi Angkatan Laut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·