Toleransi Beragama Dalam Kehidupan Betrand Peto

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Betrand Peto mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Kenaikan Isa Almasih. Penyanyi yang akrab disapa Onyo itu mengaku tetap rutin menjalani ibadah di gereja.

"Kalau aku mah emang tetap ke gereja, tetap gitu untuk kayak gitu. Nah, kemarin bahkan untuk natalan juga, aku sering ke gereja," kata Betrand Peto saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Tak hanya saat Natal, Betrand mengatakan dirinya selalu mengikuti rangkaian ibadah penting dalam keyakinannya. Ia mengaku tak pernah melewatkan momen Rabu Abu hingga Minggu Palma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terus juga untuk Rabu Abu, Minggu Palma, itu enggak pernah aku lewatin gitu. Sampai ngantri untuk bisa dapetin daun palmanya juga gitu," ungkapnya.

Putra angkat Ruben Onsu itu menegaskan menjalani keyakinannya dengan sepenuh hati. Meski berbeda keyakinan dengan sang ayah, Betrand menyebut toleransi dalam keluarga tetap terjaga.

"Jadi untuk agamaku sendiri aku jalanin dengan hatiku, untuk agamanya Ayah, Ayah jalani dengan sepenuh hati," tuturnya.

Saat ditanya soal ibadah bersama adik-adiknya, Betrand menjelaskan mereka memiliki keyakinan dan tempat ibadah yang berbeda.

"Adik-adik Kristen, aku Katolik," ujarnya.

Betrand mengatakan dirinya biasa beribadah di Gereja Katedral Jakarta. Meski begitu, ia tetap bisa bertemu dengan adik-adiknya apabila memiliki kesempatan beribadah bersama.

"Kalau gereja bareng, pasti jumpa. Tapi karena emang gerejanya beda, jadi aku adanya di Gereja Katedral Jakarta," katanya.

Pelantun lagu Deritaku itu juga mengungkapkan sudah cukup lama belum bertemu langsung dengan adik-adiknya karena kesibukan masing-masing. Namun, komunikasi di antara mereka masih tetap berjalan baik.

"Kontek-kontekan masih, cuma belum ada waktu buat bisa jalan lagi aja. Adik-adik mungkin lagi sibuk juga, aku juga lagi, jadwalnya lagi bentrok," jelasnya.

Betrand menekankan pentingnya sikap saling menghargai perbedaan keyakinan dalam keluarga.

"Haruslah, harus toleransi karena kan agama itu satu hal yang sangat penting. Jadi buatku agama Ayah ya agama Ayah, agamaku ya agamaku," pungkasnya.


(fbr/pus)