Spekulasi mengenai kembalinya Toni Kroos ke Real Madrid akhirnya menemui titik terang. Mantan gelandang legendaris asal Jerman tersebut memberikan penegasan bahwa masa pengabdiannya di Santiago Bernabeu telah benar-benar berakhir.
Dilansir dari Detik Sport, sosok yang menjadi pilar lini tengah Madrid selama lebih dari satu dekade ini menyatakan telah menutup buku perjalanannya sebagai pesepakbola profesional. Kroos memutuskan pensiun pada tahun 2024 setelah memberikan kontribusi besar bagi klub.
Selama berseragam Los Blancos, Kroos berhasil membantu tim meraih total 23 trofi bergengsi. Prestasi luar biasa tersebut mencakup lima gelar Liga Champions dan empat trofi LaLiga yang mengukuhkan dominasi Madrid di Eropa dan Spanyol.
Real Madrid dikabarkan sangat merasakan dampak kehilangan sang pengatur serangan di lini tengah. Tanpa kehadiran Kroos, performa tim dinilai menurun dan berada dalam ancaman mengakhiri musim tanpa gelar secara berturut-turut.
Kondisi ini memicu rencana dari pihak klub untuk mengajak Kroos bekerja sama kembali dalam kapasitas yang berbeda. Madrid disebut-sebut ingin menjadikannya bagian dari staf kepelatihan untuk membantu menstabilkan kondisi ruang ganti pemain.
Namun, mantan bintang Bayern Munich ini secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya sedang menikmati berbagai proyek pribadi yang sedang dijalaninya. Ia memilih untuk tetap konsisten dengan keputusannya berhenti dari dunia sepak bola kompetitif.
Keputusan Pensiun yang Sempurna
Kroos menjelaskan bahwa ia tidak memiliki keinginan sedikitpun untuk meninjau ulang keputusannya. Ia merasa saat pengunduran dirinya adalah waktu yang paling tepat dan tidak menyisakan penyesalan sedikitpun.
"Tidak, tidak juga," jawab Kroos usai ditanya soal comeback ke Real Madrid.
"Aku tidak pernah memikirkannya karena aku berhenti persis seperti yang kuinginkan," tutur mantan penggawa Timnas Jerman tersebut.
"Aku sudah menutup bukunya, bahkan seandainya aku memikirkan tentang kembali, meskipun ini sudah terlalu lama sekarang, aku selalu merasa aku enggak bisa mengakhirinya dengan lebih baik lagi," lanjut dia dikutip AS.
Kroos menyadari bahwa segala sesuatu yang datang setelah masa keemasannya tersebut berisiko memberikan hasil yang kurang memuaskan. Saat ini, fokus hidupnya telah beralih sepenuhnya pada rencana dan motivasi baru di luar lapangan.
"Semua yang datang setelahnya bisa saja akan lebih buruk. Sekarang, aku punya motivasi-motivasi lain di dalam hidupku dan rencana-rencana yang lain," lanjut Kroos.
"Babak itu sudah berakhir dengan baik untukku, dan aku bisa pergi dengan bahagia, tanpa merasa bahwa ada sesuatu yang bisa dilakukan lebih baik. Aku bahagia, dan itu saja," lugas Toni Kroos menyudahi rumor kembali ke Real Madrid.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·