Pelatih Torino Roberto D’Aversa mengonfirmasi kembalinya tiga pemain kunci menjelang pertandingan pekan ke-36 Serie A melawan Sassuolo di Stadion Olimpico Grande Torino pada hari Kamis (7/5/2026). Skuad Granata menargetkan hasil maksimal meski telah mengamankan posisi di klasemen musim ini.
Kesiapan fisik pemain menjadi fokus utama D’Aversa setelah beberapa pilar sempat menepi akibat cedera. Dilansir dari TuttoMercatoWeb, sang pelatih menekankan pentingnya menjaga performa hingga akhir kompetisi demi reputasi setiap individu pemain di dalam lapangan.
"Indipendentemente dalla classifica, si ricorda l’inizio e la fine del campionato. Per il singolo giocatore è importante. Dobbiamo andare in campo per fare bene" kata D’Aversa, Pelatih Torino.
Penegasan tersebut berkaitan dengan kondisi kebugaran Duvan Zapata, Che Adams, dan Marcus Holmgren Pedersen yang siap memperkuat tim. D’Aversa mengisyaratkan adanya perubahan strategi di lini serang untuk memanfaatkan kembalinya para pemain depan tersebut.
"Zapata, Adams e Pedersen saranno convocati, poi vedremo il minutaggio. Zapata e Pedersen hanno avuto un percorso più pulito. Tutti e tre i ragazzi stringeranno i denti per esserci" jelas D’Aversa, Pelatih Torino.
Selain masalah teknis, D’Aversa merefleksikan momen emosional yang dialami tim saat peringatan tragedi Superga pada 4 Mei lalu. Atmosfer peringatan tersebut dinilai memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi seluruh anggota skuad Torino.
"Il 4 maggio va al di sopra delle proteste. Ho vissuto emozioni incredibili, c’è stato un silenzio assordante e anche il momento della lettura è stato emozionante" ujar D’Aversa, Pelatih Torino.
D’Aversa turut mengevaluasi penurunan konsentrasi yang terjadi pada pertandingan sebelumnya. Kurangnya kepemimpinan di lapangan disebut menjadi penyebab tim gagal mempertahankan keunggulan setelah sempat tampil dominan di babak pertama.
"Nel primo tempo abbiamo fatto bene, poi prendi gol su rimessa laterale ed è una questione di attenzione calata che non puoi permetterti. Non abbiamo avuto la forza di riprenderla, anche perché mancavano giocatori carismatici" ungkap D’Aversa, Pelatih Torino.
Terkait susunan pemain menghadapi Sassuolo, Torino berpeluang menggunakan format dua penyerang sejak menit awal. Kehadiran Zapata dan Adams memberikan opsi lebih luas di sektor depan, termasuk peluang bagi pemain muda seperti Alieu Njie.
"Avendo a disposizione part time sia Zapata sia Adams, si può ragionare di partire con due punte. Molto probabilmente sarà così anche domani, Njie potrebbe partire dall’inizio" jelas D’Aversa, Pelatih Torino.
Masa depan kepelatihan di Torino juga menjadi topik pembicaraan dalam konferensi pers tersebut. D’Aversa menyatakan telah mencapai beberapa target awal dan menunggu komunikasi resmi dari pihak manajemen klub terkait kelanjutan kerjasamanya.
"Avevo due obiettivi: salvare la squadra e ridare valore ai giocatori. In questo arco di tempo mi sono fatto un’idea, poi se il presidente mi chiamerà ne parlerò con lui" tutup D’Aversa, Pelatih Torino.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·