Tottenham Hadapi Sunderland di Laga Debut Roberto De Zerbi

Sedang Trending 2 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Roberto De Zerbi akan memimpin pertandingan pertamanya sebagai manajer Tottenham Hotspur saat timnya bertandang ke markas Sunderland di Stadium of Light pada Minggu, 12 April 2026. Laga Premier League ini dijadwalkan dimulai pukul 14:00 GMT atau 21:00 WIB.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim. Sunderland berambisi membangun momentum setelah comeback dalam derbi Tyne-Wear sebelumnya dan menunjukkan kualitas sebagai tim sepuluh besar. Sementara itu, Tottenham Hotspur, di bawah asuhan De Zerbi, sangat membutuhkan poin untuk menjauh dari zona degradasi.

Situasi Tottenham saat ini sangat sulit. Klub London Utara tersebut berada di zona degradasi setelah West Ham meraih kemenangan atas Wolves pada Jumat malam. Kemenangan atas Sunderland akan membuat Spurs bertukar posisi dengan West Ham di klasemen.

Gus Poyet, mantan gelandang Tottenham, menyatakan dukungannya terhadap penunjukan Roberto De Zerbi. Menurutnya, penunjukan De Zerbi adalah salah satu keputusan terbaik yang bisa dibuat klub.

"Saya pikir penunjukan itu adalah salah satu yang terbaik yang bisa mereka buat," kata Poyet, seperti dilansir Tribalfootball.com. "Tentu saja, situasinya sangat sulit sekarang. Tergantung seberapa cepat dia bisa mengubah situasi."

Poyet menambahkan bahwa upaya klub yang kuat untuk mendatangkan De Zerbi mengirimkan pesan positif kepada para penggemar. Hal ini menunjukkan bahwa De Zerbi adalah pilihan utama dan klub benar-benar menginginkannya.

Selain itu, Poyet berharap penunjukan manajer jangka panjang ini dapat meredakan ketegangan antara para pemain dan suporter Spurs. Ketegangan ini sempat memuncak di beberapa waktu selama musim berjalan, yang diamati Poyet dengan cermat.

Mantan pemain asal Uruguay itu menyoroti perubahan persepsi dalam sepak bola modern. "Sekarang kita mengatakan hasilnya adalah segalanya dan tidak peduli apa yang Anda lakukan. Jika kalah, Anda tidak berguna. Itulah situasi media sosial," ujar Poyet.

Poyet menekankan bahwa di era media sosial, mayoritas reaksi setelah pertandingan bersifat negatif, yang memperburuk keadaan. "Dari setiap 100 postingan setelah pertandingan, 98 negatif. Dan itu menjadi masalah besar," tambahnya.

Dia mengakui bahwa para pemain Spurs saat ini mungkin merasa bingung, yang wajar mengingat situasi yang mereka alami. Namun, Poyet yakin para pemain tetap memberikan yang terbaik di lapangan.

Dalam pertandingan ini, Tottenham dipastikan tanpa Vicario, sementara Sunderland juga kehilangan Ballard karena cedera. De Zerbi, sebagai manajer ketiga klub musim ini setelah Thomas Frank dan Igor Tudor, menghadapi tantangan besar untuk membawa Spurs keluar dari keterpurukan.