Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat, berharap hubungan antara AS dan China akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya setelah pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.
Trump juga agak menolak komentar Xi, yang tampaknya menggambarkan Amerika Serikat sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran.
Trump berdalih kritik Xi itu sebenarnya ditujukan untuk pemerintahan AS sebelumnya di bawah kendali mantan presiden Joe Biden dan bukan pemerintahan di masa kepresidenannya.
"Ketika Presiden Xi dengan sangat elegan menyebut Amerika Serikat, yang mungkin dianggap sedang menurun, ia (Xi Jinping) merujuk pada kerusakan besar yang kami (AS) derita selama empat tahun pemerintahan The Sleepy Joe Biden dan The Biden Administration. Dalam hal itu, dia 100 persen benar," kata Trump di platform Truth Social.
Baca juga: Trump sebut China ingin terus beli minyak dari Iran
Di satu sisi, Trump juga menyalahkan pemerintahan Biden atas apa yang dia sebut sebagai ekonomi melemah, masalah imigrasi, meningkatnya kriminalitas, serta kebijakan sosial yang ia tentang, termasuk inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.
Di sisi lain, Trump menggambarkan pemerintahannya sebagai pihak yang berhasil memulihkan kekuatan ekonomi dan militer AS selama 16 bulan yang spektakuler dalam masa jabatannya.
Dia pun mengutip kinerja pasar saham yang mencetak rekor, angka ketenagakerjaan kuat, meningkatnya investasi asing, serta keberhasilan militer di luar negeri sebagai bukti bangkitnya kembali kekuatan Amerika Serikat.
Baca juga: Trump tuturkan kisah panjang hubungan AS-China di hadapan Xi Jinping
"Faktanya, Presiden Xi memberi selamat kepada saya atas begitu banyak keberhasilan luar biasa dalam waktu yang sangat singkat. Dua tahun lalu, kami memang merupakan negara yang sedang mengalami kemunduran. Dalam hal itu, saya sepenuhnya setuju dengan Presiden Xi; tetapi sekarang, Amerika Serikat adalah negara terhebat di dunia," ucap Trump.
Trump juga menyoroti hubungan Washington dan Beijing yang membaik setelah pertemuannya dengan Xi.
"Mudah-mudahan hubungan kami dengan China akan menjadi lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Di Kuil Langit, Xi jelaskan makna "langit bulat bumi persegi" ke Trump
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·