Tumpahan minyak cemari wilayah pesisir Venezuela

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kota Meksiko (ANTARA) - Tumpahan hidrokarbon yang berasal dari Trinidad dan Tobago--negara kepulauan di laut Karibia--telah memengaruhi Teluk Paria dan wilayah pesisir Venezuela, kata Menteri Luar Negeri Yvan Gil melalui Telegram.

“Pemerintah Republik Bolivarian Venezuela menyampaikan keprihatinannya kepada komunitas internasional terkait tumpahan hidrokarbon yang berasal dari Republik Trinidad dan Tobago, yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan serius di Teluk Paria serta wilayah pesisir negara bagian Sucre dan Delta Amacuro,” kata Gil, sebagaimana dilaporkan Sputnik, Minggu.

Menurut Caracas, laporan teknis awal mengonfirmasi adanya dampak terhadap wilayah laut, garis pantai, ekosistem sensitif, dan komunitas nelayan di Venezuela. Pemerintah juga memperingatkan adanya risiko terhadap hutan bakau, lahan basah, kehidupan laut, serta sumber daya hayati yang memiliki nilai strategis.

Otoritas Venezuela telah menginstruksikan kementerian luar negeri untuk segera meminta informasi lengkap mengenai insiden tersebut, termasuk rencana tindakan untuk menahan dan mengurangi dampak tumpahan minyak itu.

Caracas juga menuntut kepatuhan terhadap kewajiban berdasarkan hukum lingkungan internasional serta langkah mendesak untuk memberikan kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Venezuela akan terus mengambil langkah-langkah untuk melindungi ekosistem yang terdampak dan mendukung masyarakat yang terkena dampak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada komentar resmi dari otoritas Trinidad dan Tobago. Teluk Paria, yang memisahkan Venezuela dan Trinidad, merupakan area utama produksi minyak dan gas, di mana insiden lingkungan terkait infrastruktur minyak telah terjadi lebih dari sekali sebelumnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: AS angkut uranium diperkaya dari Venezuela

Baca juga: Venezuela teken kesepakatan energi dengan perusahaan AS

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.