TVRI Jambi Sediakan 31 Titik Nobar Piala Dunia 2026

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Sebanyak 31 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 disiapkan oleh TVRI Stasiun Jambi untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan siaran berkualitas hingga ke wilayah pelosok pedesaan di Provinsi Jambi pada Kamis (11/6/2026). Masyarakat dapat menikmati tayangan sepak bola tersebut melalui saluran televisi digital terestrial dengan menggunakan perangkat penerima sinyal biasa. "Kami pastikan setiap kabupaten sudah terjangkau oleh siaran TVRI, silakan menyetel siaran kami tentunya dengan menggunakan antena UHF biasa," kata Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni.

Sebaran lokasi nobar resmi tersebut terbagi menjadi dua kategori, yakni 10 titik yang dikelola secara komersial oleh pelaku usaha kuliner dan perhotelan, serta 21 titik non-komersial di fasilitas umum, lapangan terbuka, dan rumah dinas kepala daerah.

"Siaran bola TVRI ini merupakan persembahan Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Indonesia," ungkap Herly Marjoni. Penyelenggaraan nobar terbuka bagi siapa saja yang berminat dengan syarat mengisi tautan pendaftaran untuk mendapatkan lisensi resmi, baik yang berbayar untuk komersial maupun gratis bagi kegiatan masyarakat.

Fasilitas di halaman kantor TVRI Jambi juga akan ditingkatkan dengan videotron berukuran 5 x 3 meter serta sistem pengeras suara profesional khusus untuk pertandingan babak 16 besar hingga laga final. Dukungan penyebaran informasi dan peliputan multisensor di negara penyelenggara juga dilakukan oleh LKBN ANTARA Biro Jambi melalui pengiriman tim jurnalis langsung ke lokasi pertandingan.

"Kami (ANTARA) mengirimkan tiga wartawan terbaik langsung ke negara tuan rumah, meliput dan menyampaikan informasi melalui berita teks, foto dan video," kata Kepala LKBN ANTARA Biro Jambi Siri Antoni. Tiga jurnalis tersebut ditugaskan ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada untuk memproduksi produk berita konvergensi yang mencakup teks, foto, dan video bagi masyarakat luas. Sementara itu, aksesibilitas siaran turnamen sepak bola ini juga diperluas melalui media radio guna memfasilitasi kelompok masyarakat dengan kebutuhan khusus.

"Mereka sangat menunggu sekali keberadaan informasi dari Piala Dunia ini, ketika siaran radio tidak ada, itu diprotes oleh masyarakat difabel, khususnya dari Pertuni. Kita nanti hadir melalui jaringan Pro 3 RRI pusat," kata Kepala Stasiun RRI Jambi Dadan Sutaryana.

Kehadiran siaran langsung melalui radio RRI tersebut menjadi layanan baru yang dinilai sangat membantu dan menguntungkan bagi kelompok disabilitas tunanetra, terutama yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni).