Tim basket putra dan putri Universitas Surabaya (Ubaya) berhasil mengamankan gelar ganda dalam partai final Campus League Basketball Regional Surabaya yang digelar di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Rabu, 29 April 2026. Pencapaian ini memastikan dominasi Ubaya di tingkat regional setelah menumbangkan lawan-lawannya di laga puncak.
Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, kemenangan pertama diraih oleh tim putri Ubaya yang mengalahkan Universitas Ciputra Makassar (UCM) dengan skor telak 95-28. Dominasi berlanjut saat tim putra Ubaya menundukkan perlawanan Universitas Cendrawasih (Uncen) asal Papua melalui skor akhir 84-48.
Tim putri asuhan pelatih Wellyanto Pribadi menunjukkan pertahanan disiplin dan transisi cepat yang membuat lawan kesulitan hingga unggul jauh 44-14 pada paruh pertama. Sementara itu, tim putra sempat menghadapi tekanan agresif dari Uncen sejak awal laga sebelum akhirnya mampu meredam lawan dengan permainan yang lebih rapi hingga jeda babak pertama skor menunjukkan 45-27.
Hasil pertandingan final ini membawa Ubaya, tim putri UCM, dan tim putra Uncen mengantongi tiket menuju The National Campus League Basketball di Jakarta. Kompetisi tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6-13 Juni 2026 untuk menghadapi tim-tim unggulan dari regional Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta.
Penyelenggaraan kompetisi di Surabaya ini dinilai sukses menarik minat besar dari kalangan mahasiswa di Jawa Timur. CEO Campus League, Ryan Gozali, mencatat sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi telah berpartisipasi sejak pembukaan pada Rabu, 22 April 2026.
"Justru kita berharap dengan Campus League ini ekosistem olahraga di kampus ini jadi termotivasi. Ada pergerakan-pergerakan baru. Saya mengamati dari tahun 2012 di Jawa Timur itu secara tradisional ada Ubaya dan Unair yang kuat. Tapi karena ada kekosongan (kompetisi) cukup lama, jadi petanya agak berubah. Maka kemudian kita ingin agar ini menjadi stimulasi baru untuk ekosistem basket, tidak hanya Surabaya, tapi juga seluruh Indonesia," jelas Ryan Gozali, CEO Campus League.
Ryan juga menyoroti adanya keberagaman kualitas antar peserta sebagai dinamika yang menjadi tantangan pembinaan ke depan. Di sisi lain, Wakil Rektor IV Unesa, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai lokasi pertandingan regional.
"Kami bersyukur dan berterima kasih dipercaya sebagai tuan rumah Campus League Basket di Surabaya. Ini menjadi komitmen dan semangat kami di Unesa sebagai kampusnya para juara. Untuk saat ini, lumayan kami masih bisa meraih peringkat ketiga. Ini menjadi sengatan bagi kami untuk lebih intensif lagi supaya bisa bersaing di level atas di tahun-tahun berikutnya. Saya juga ingin mengajak untuk generasi muda para mahasiswa untuk ikut di Campus League. Karena melalui olahraga dan berkompetisi merupakan sarana pembentukan karakter yang sesungguhnya," tutur Dwi Cahyo, Wakil Rektor IV Unesa.
Unesa sendiri mengakhiri kompetisi ini di peringkat ketiga kategori putra. Gelaran ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekosistem basket di Surabaya melalui kolaborasi antar perguruan tinggi dan penyelenggara kompetisi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·