Seorang pemuda berinisial UZS atau US (18) meninggal dunia setelah dipatuk ular weling (Bungarus candidus) saat sedang berkumpul bersama rekan-rekannya di kawasan perkebunan Land Bow, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Selasa, 12 Mei 2026 malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB tersebut juga menyebabkan rekan korban berinisial H (21) dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Ummi. Insiden bermula saat seekor ular bercorak hitam putih melintas di lokasi tempat mereka bersantai.
Lurah Pasir Jaya, Rizki Dwi Nugraha menjelaskan bahwa korban pertama kali terkena gigitan pada bagian telapak tangan kiri, namun mereka tidak menyadari bahaya dari jenis reptil tersebut sehingga justru menjadikannya sebagai bahan permainan.
"Pada saat digigit langsung refleks ditangkaplah ular itu. Terus sama mereka tuh dimainkan ya divideoin itu, karena mereka tidak tau ya jadinya dibuat mainan gitu," ujar Rizki saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).
Rizki menambahkan bahwa ular tersebut tetap dipegang meski telah menggigit korban sebelumnya.
"Korban mungkin tidak tahu, itu ular berbisa," kata Lurah Pasir Jaya Rizky Dwi Nugraha, Kamis (14/5/2026).
Pihak kelurahan sangat menyayangkan tindakan para pemuda tersebut yang kurang waspada terhadap keberadaan ular berbisa di lingkungan mereka.
"Yang patut disayangkan, ular tersebut dijadikan main-mainan sama korban," ujar Rizky.
Rizki mengonfirmasi bahwa UZS telah dimakamkan oleh pihak keluarga di wilayah Ciapus pada Rabu siang setelah kondisinya memburuk secara drastis pada pagi harinya.
"Korban UZS itu tadi sudah dimakamkan ya tadi sekitar pukul 13.00 WIB setelah dzuhur di wilayah Ciapus oleh keluarganya, kalau satu lagi H itu masih dalam perawatan di ICU RS Ummi katanya kritis," katanya.
Pihak kepolisian melalui Kapolsek Bogor Barat, Didin Komarudin, membenarkan adanya laporan mengenai insiden maut yang melibatkan anggota Karang Taruna Pasir Jaya tersebut.
"Betul, satu orang yang meninggal. Kejadian kemarin (Selasa) sekitar jam 18.00," kata Kapolsek Bogor Barat Didin Komarudin, kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Didin menyatakan bahwa korban sempat dibawa ke rumah sakit setelah mengalami gejala sesak napas, namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan.
"Korban atas nama US meninggal dunia dan sudah dimakamkan keluarga," ujar Didin.
Hingga Kamis sore, korban H dilaporkan masih berjuang melewati masa kritis di bawah penanganan medis ketat.
"Kondisi terakhir kritis sudah masuk ruang ICU," tandas Rizky.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·