Khalifah Umar bin Khattab memikul sendiri sekarung gandum dari Baitul Mal untuk membantu seorang ibu yang terpaksa memasak batu demi menenangkan anaknya yang kelaparan di pinggiran Madinah pada Rabu malam, 15 April 2026.
Aksi ini dilakukan setelah Umar mendengar tangisan anak kecil saat melakukan pengawasan rutin ke pemukiman penduduk di tengah malam yang sunyi. Dilansir dari Cahaya, Umar mendapati seorang ibu sedang mengaduk panci berisi batu agar anaknya mengira makanan sedang disiapkan hingga tertidur.
Umar merasa sangat terpukul ketika sang ibu mengeluhkan nasibnya tanpa mengetahui pria di hadapannya adalah sang pemimpin. Ibu tersebut menyatakan bahwa Amirul Mu\u2019minin Umar telah membiarkan rakyatnya menderita kelaparan tanpa bantuan.
Mendengar keluhan tersebut, Umar segera kembali ke pusat pemerintahan untuk mengambil bahan pangan. Meskipun pengawalnya menawarkan bantuan, Umar menolak memberikan beban karung gandum tersebut kepada orang lain.
"Apakah engkau akan memikul dosaku di hadapan Allah?" ujar Umar bin Khattab, sebagaimana dikutip dari catatan sejarah Ali Muhammad Ash-Shallabi dalam buku Kisah-Kisah Teladan Para Khalifah. Penolakan ini menegaskan tanggung jawab pribadi seorang pemimpin atas amanah yang diembannya.
Sesampainya di gubuk, Umar tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menyalakan api dan memasak sendiri makanan tersebut untuk keluarga itu. Ia memastikan anak tersebut makan hingga kenyang dan berhenti menangis sebelum meninggalkan lokasi.
Keesokan harinya, identitas Umar terungkap saat sang ibu mendatangi Baitul Mal sesuai pesan yang diterimanya. Umar menyambut ibu tersebut dengan permohonan maaf dan memastikan adanya bantuan sosial rutin bagi masyarakat yang membutuhkan.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·