Umat Islam Amalkan Doa Pelepasan Jemaah Haji Jelang Keberangkatan

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Umat Islam di Indonesia mulai mengamalkan rangkaian doa dan adab pelepasan jemaah haji menjelang keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji Rabu, 15 April 2026. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan keberkahan selama perjalanan ibadah rukun Islam kelima tersebut.

Praktik mendoakan orang yang akan bepergian jauh merupakan sunnah yang dianjurkan dalam Islam guna menghadapi risiko perjalanan. Dilansir dari Cahaya, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menegaskan bahwa doa pelepasan adalah bagian penting dari adab safar untuk menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.

Jemaah yang akan berangkat disarankan membacakan doa perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Salah satu bacaan yang diajarkan berbunyi, "Astaudi'ukallaha alladzi la tadhi'u wa da'i'uhu," yang berarti menitipkan keluarga kepada Allah yang tidak pernah menyia-nyiakan titipan-Nya.

Sebaliknya, keluarga yang melepas keberangkatan jemaah juga dianjurkan memanjatkan doa untuk keselamatan agama dan amal jemaah tersebut. Doa yang diriwayatkan Abdullah ibn Umar memohon agar Allah menjaga agama, amanah, dan akhir amal jemaah selama berada di luar rumah.

Selain itu, terdapat doa khusus memohon bekal takwa dan kemudahan yang tercatat dalam riwayat Tirmidzi. Doa tersebut berbunyi, "Zawwadakallahut taqwa wa ghofaro dzanbaka wa yassaro lakal khoiro haytsuma kunta," sebagai permohonan agar jemaah selalu disertai kebaikan di mana pun berada.

Kementerian Agama RI melalui buku Bimbingan Manasik Haji menyatakan bahwa dukungan keluarga melalui doa memiliki pengaruh besar terhadap kesiapan mental jemaah. Hal ini dianggap krusial mengingat haji adalah perjalanan fisik sekaligus spiritual yang menuntut ketahanan tinggi.

Beberapa amalan sunnah lain yang menyertai pelepasan ini meliputi kegiatan berjabat tangan untuk saling memaafkan serta pemberian pesan-pesan kebaikan. Seluruh rangkaian doa dan adab ini bermuara pada harapan agar jemaah dapat meraih predikat haji mabrur saat kembali ke tanah air.