Umat Muslim Kumandangkan Takbir Idul Fitri saat Matahari Terbenam

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Menyambut Idul Fitri tahun 2026, umat Muslim di seluruh dunia akan mengumandangkan takbir sebagai ungkapan syukur atas berakhirnya bulan suci Ramadhan. Tradisi ini akan dimulai pada saat matahari terbenam pada akhir Ramadhan, berlanjut hingga sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Takbiran Idul Fitri adalah bagian penting dari syiar hari raya, yang dilantunkan secara individu maupun berjamaah. Pelaksanaannya dapat dilakukan di masjid, mushala, rumah, dan ruang publik seperti pawai takbiran. Rentang waktu ini menjadi momen utama untuk memperbanyak takbir sebagai syiar hari raya, seperti yang dilansir dari Cahaya.

Bacaan takbir terdiri dari kalimat pengagungan kepada Allah SWT, yang diucapkan dengan penuh khusyuk sebagai bentuk rasa syukur. Penting untuk memperhatikan tajwid dalam melafalkan takbir, karena kesalahan dapat memengaruhi arti.

H. M. Zakka Herry dari Kemenag Sumatera Selatan mengingatkan pentingnya membaca takbir dengan tajwid yang benar. Ia mencontohkan kesalahan pelafalan, "Orang ada yang bertakbir diakhir itu memakai kata "ilham" padahal yang benar itu "Hilhamd" ada qolqolah diujung bacaan.”

Untuk laki-laki, dianjurkan mengeraskan suara saat bertakbir, sementara perempuan disarankan melafalkannya dengan suara yang lebih pelan. Takbiran bukan hanya tradisi, tetapi juga ibadah yang sarat makna spiritual. Dengan melafalkan takbir secara benar dan penuh kesadaran, umat Islam dapat memaksimalkan momen hari kemenangan.

Penting untuk memahami bacaan, cara, dan waktu pelaksanaan takbiran agar sesuai dengan tuntunan syariat. Dengan demikian, umat Muslim dapat memaknai Idul Fitri dengan lebih khidmat.