Unai Emery Minta Maaf Atas Kegagalan Peminjaman Harvey Elliott

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Manajer Aston Villa Unai Emery menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada gelandang Liverpool Harvey Elliott pada Kamis (14/5/2026) karena sang pemain jarang dimainkan selama masa peminjaman. Elliott hanya mencatatkan 284 menit bermain di semua kompetisi musim ini akibat kendala klausul kontrak permanen yang dinilai memberatkan pihak klub.

Klausul dalam perjanjian peminjaman tersebut mewajibkan Aston Villa untuk membeli Elliott secara permanen seharga 35 juta poundsterling jika ia mencapai batas jumlah penampilan tertentu di Liga Premier. Dilansir dari Goal, tim asuhan Emery memilih untuk tidak mengaktifkan klausul tersebut dan membatasi Elliott hanya pada sembilan penampilan sejak September lalu.

"To now explain about the reason for this decision is very difficult, or it is easy, but it is not the moment" ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa situasi ini terus mengusik pikirannya karena Elliott tetap menunjukkan sikap profesional meski tidak mendapatkan jam terbang yang layak. Emery menjelaskan bahwa keputusan pembatasan menit bermain murni didasari oleh kepentingan finansial dan strategi direksi klub.

"My apologies for Harvey Elliott are, every day, in my mind. We have our responsibility and Liverpool have their responsibility" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Emery menambahkan bahwa dinamika yang terjadi di Villa Park selama satu musim terakhir merupakan pengalaman yang berat bagi pemain berusia 23 tahun tersebut. Ia menyayangkan talenta besar Elliott harus tertahan di bangku cadangan pada tahap krusial pengembangan kariernya.

"How the season has gone has been difficult" cetus Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Kekecewaan Emery juga didasari oleh dampak manusiawi dari kesepakatan bisnis antar klub yang tidak berjalan mulus. Ia secara jujur menyebut kondisi yang menimpa mantan pemain timnas Inggris U-21 itu sebagai situasi yang tidak menyenangkan bagi semua pihak.

"Something embarrassing for everyone involved" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Meskipun Elliott berlatih dengan giat setiap hari, Villa sudah memutuskan sejak dua bulan lalu bahwa mereka tidak akan mengeluarkan dana besar untuk mempermanenkan sang playmaker. Hal ini mengakibatkan Elliott kehilangan kesempatan untuk menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

"The problem we have with Harvey is that this year he is on loan, and in case he plays matches we must buy him" ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Emery menekankan bahwa ketidakyakinan klub untuk menebus kontrak tersebut menjadi faktor utama di balik minimnya kontribusi Elliott di lapangan hijau. Namun, ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perilaku sang pemain di ruang ganti.

"We decided two months ago that we are not convinced to sign him, spending the money we would need to sign him" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Keputusan pahit ini diambil manajemen Villa demi menjaga stabilitas keuangan klub meskipun menyadari dampaknya bagi masa depan sang gelandang. Emery menyatakan bahwa sepak bola terkadang memaksa seorang manajer mengambil langkah yang tidak populer.

"This is the only issue. He is training every day, always every day with very good behaviour and to help us in training sessions" ujar Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Pihak klub mengapresiasi bantuan Elliott dalam setiap sesi latihan meski ia tahu peluang bermainnya hampir tertutup di sisa musim. Emery menegaskan bahwa pilihan ini murni profesional meski sulit secara personal.

"This is not something good for him and good for us, but this is football and sometimes we must take some decisions which are not good for everyone" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.

Di sisi lain, Manajer Liverpool Arne Slot memastikan bahwa Harvey Elliott akan kembali ke Anfield untuk sesi pramusim 2026-2027. Slot menyayangkan situasi di Aston Villa mengingat Elliott tampil sangat gemilang saat membela tim nasional di Euro U-21 tahun lalu.

"I think for him, for everyone, it didn’t work out as he wanted it, as we wanted it and probably also how Villa wanted it, because you usually sign a player or bring him in on loan to use him" ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Slot mempertanyakan kegagalan Elliott mendapatkan menit bermain di klub peminjam, terutama setelah kontribusi signifikan yang pernah diberikan sang pemain saat masih berseragam Liverpool musim sebelumnya. Menurutnya, pemain muda membutuhkan jam terbang konsisten untuk berkembang.

"That hasn’t happened a lot. That’s not for me to answer why that is. But of course, it’s never nice for a player not to make so many minutes, especially after the season he had with us, where he made – I assume – even more minutes with us than these 280" kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Tujuan awal peminjaman ke Villa Park adalah untuk memberikan panggung reguler bagi Elliott di level tertinggi, namun realitasnya justru berbanding terbalik. Slot merasa sangat prihatin melihat talenta yang seharusnya terus terasah justru terbuang di bangku cadangan selama hampir dua tahun.

"He went over there to get more playing time, but unfortunately that didn’t happen" ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Meskipun mengakui kualitas skuad Aston Villa yang sangat kompetitif, Slot tetap tidak menemukan alasan logis mengapa Elliott hampir tidak pernah dimainkan. Ia menekankan bahwa kehilangan waktu bermain selama dua musim adalah kerugian besar bagi pemain seusia Elliott.

"And for such a talented player that did so well in the U21 Euros [last summer], you want a player like that to get more and more playing time" kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Arne Slot tetap optimis menyambut kepulangan Elliott karena sang pemain masih terikat kontrak jangka panjang dengan The Reds. Ia berencana untuk mengintegrasikan kembali sang pemain ke dalam rencana utama tim untuk musim depan.

"He went to a very, very good team as well, where they also have a lot of good players. I don’t know why he hasn’t made the minutes he was expecting. That’s not for me to answer" ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Slot menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kegagalan peminjaman ini tidak mengubah penilaiannya terhadap kualitas individu Elliott sebagai pemain berbakat. Status Elliott sebagai pemain Liverpool tetap tidak berubah menjelang bursa transfer musim panas.

"But it’s always a pity if a player hardly plays for two years, let alone a player of that age that has shown during the [U21] Euros that he’s such a good player" kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Elliott dijadwalkan akan segera meninggalkan Birmingham setelah laga terakhir pekan ini untuk bergabung kembali dengan skuad Liverpool di Merseyside.

"He’s contracted to us so he will be with us in the start of the season" tegas Arne Slot, Manajer Liverpool.