UT Surabaya cetak 1.532 lulusan adaptif lewat pendidikan terbuka

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Surabaya (ANTARA) - Universitas Terbuka (UT) Surabaya mencetak 1.532 lulusan adaptif pada wisuda semester 2025/2026 genap melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang fleksibel untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul menghadapi dunia kerja.

Direktur UT Surabaya Prof Dr Suparti, di Surabaya. Minggu, menegaskan bahwa lulusan UT memiliki keunggulan dalam hal adaptasi dan kemandirian belajar.

"Lulusan UT tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi, berkarya, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wisuda ini merupakan bagian dari total 2.453 peserta yudisium di UT Surabaya, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor yang mencatat 2.476 lulusan (SK Nomor 2638 Tahun 2025) dan 98 lulusan (SK Nomor 2121 Tahun 2025), dengan 121 lulusan lainnya mengikuti wisuda di UT Pusat.

Sebanyak 1.532 wisudawan hadir langsung dalam prosesi wisuda di Surabaya dengan didampingi 3.064 anggota keluarga, mencerminkan tingginya antusiasme dan dukungan terhadap pendidikan tinggi.

Sekretaris Universitas Terbuka Dr Kurnia Endah Riana menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar.

Baca juga: UT Surabaya dampingi 5.000 mahasiswa tuntaskan studi jarak jauh

“Ini bukan akhir, melainkan salah satu fase. Jika ingin terus berkembang, para lulusan harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar mampu bertahan dan bersaing,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa UT terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin meningkatkan kompetensi diri.

“Kami selalu terbuka untuk siapa pun yang ingin belajar dan mengembangkan diri melalui pendidikan tinggi di Universitas Terbuka,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sekolah Vokasi UT Dr Mohamad Yunus mengungkapkan rencana pengembangan pendidikan vokasi yang lebih aplikatif dengan target pembukaan pada Mei 2027.

“Program awal yang akan dibuka antara lain Akuntansi Bisnis Digital, Teknologi Informasi, dan Manajemen Logistik. Pembelajaran vokasi akan didominasi praktik hingga 60–70 persen agar lulusan benar-benar siap kerja,” ujarnya.

Menurutnya, sistem vokasi UT akan mengombinasikan praktik lapangan, bimbingan terstruktur, serta praktikum daring untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan industri.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.