VfB Stuttgart memburu kepastian tiket kualifikasi Liga Champions saat bertandang menghadapi Eintracht Frankfurt pada pertandingan pekan ke-34 Bundesliga di Deutsche Bank Park pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 15.30 waktu setempat.
Pertandingan penutup musim ini menjadi krusial bagi Stuttgart yang saat ini menempati peringkat keempat klasemen dengan keunggulan selisih lima gol atas TSG Hoffenheim di posisi kelima. Dilansir dari tagesschau.de, Frankfurt berada di peringkat kedelapan dan sedang berjuang mengamankan tiket kompetisi antarklub Eropa level ketiga, Conference League.
Mantan penyerang tim nasional Jerman, Kevin Kuranyi, menyatakan keyakinannya bahwa mantan klubnya tersebut mampu menyelesaikan target mengamankan posisi empat besar karena nasib mereka berada di tangan sendiri.
"Der VfB. Die Mannschaft ist gut drauf – und sie hat es in der eigenen Hand." kata Kuranyi.
Kuranyi juga menambahkan bahwa situasi Frankfurt yang masih memiliki kepentingan tidak akan menjadi kendala bagi armada Sebastian Hoeneß, melainkan bisa memicu ketegangan bagi kubu lawan.
"Es muss überhaupt kein Nachteil sein, wenn es auch für die gegnerische Mannschaft noch um etwas geht. Im Gegenteil. Manchmal spielen gerade Mannschaften, die eigentlich aus allem raus sind, total befreit auf, während Gegner, die selbst etwas zu verlieren haben, angespannt sind." ujar Kuranyi.
Mantan pemain Stuttgart tersebut turut mengekspresikan kedekatan emosionalnya yang lebih kuat dengan klub berjuluk Die Schwaben tersebut dibandingkan dengan Hoffenheim.
"Ich freue mich auch, dass es sowohl bei der TSG als auch beim VfB so gut läuft. Aber natürlich sind die Bande zum VfB deutlich enger. Ich bin Stuttgarter und habe beim VfB sehr viel länger gespielt. Ich bin dort oft im Stadion und spiele auch für die Traditionself." sambung Kuranyi.
Selain memberikan analisis pertandingan, Kuranyi mengungkapkan kekagumannya terhadap kepribadian otentik yang dimiliki oleh striker Stuttgart, Deniz Undav.
"Seine Persönlichkeit. Er ist ein positiver Typ, authentisch mit Ecken und Kanten. Davon gibt es nicht allzu viele" puji Kuranyi.
Sementara itu, legenda sepak bola Jerman sekaligus duta merek Stuttgart, Hansi Müller, mengingatkan adanya potensi bahaya meremehkan Frankfurt yang sedang dalam tren performa kurang optimal.
"Es heißt zwar, Frankfurt is nicht so gut drauf und der Trainer der Eintracht stehe vor der Entlassung. Aber gerade deshalb ist die Stuttgarter Ausgangslage für mich brandgefährlich. Weil die Gefahr da ist, dass man den Gegner zu leicht nimmt und möglicherweise etwas unterschätzt." kata Müller kepada SWR Sport.
Müller juga memberikan penilaian tinggi berupa nilai 1,5 untuk performa Stuttgart musim ini yang berhasil mengamankan peringkat keempat sekaligus menembus final DFB-Pokal melawan Bayern Munich.
"Gibt es eine Alternative zu Deniz Undav? Chris Führich hat sich sehr gesteigert. Und dann ist da noch Angelo Stiller, für mich Herz und Hirn der Mannschaft. Er hat für jede schwierige Situation eine Lösung parat, ohne Ballverlust. Er ist mit seiner Technik ein Unterschiedsspieler, einer mit genialen Ansätzen. Also ich würde sagen: Stiller und Undav. Der Deniz hat mit seinen Toren und Assists auch den Unterschied gemacht." jelas Müller saat ditanya mengenai pemain terbaik musim ini.
Di kubu tuan rumah, pelatih Eintracht Frankfurt, Albert Riera, menegaskan kesiapan skuadnya untuk meredam permainan ofensif dan agresivitas satu lawan satu yang menjadi ciri khas Stuttgart.
"Das ist ein sehr offensives Team, das oft in Eins-gegen-Eins-Duelle geht. Wir müssen richtig gut sein und direkter spielen als normalerweise. Meine Spieler sind bereit für das Spiel morgen." tegas Riera.
Menanggapi tekanan laga pamungkas, pelatih Stuttgart, Sebastian Hoeneß, menyatakan bahwa fokus seluruh timnya kini sepenuhnya tercurah untuk menghadapi perlawanan sengit Frankfurt.
"Es steht ein wichtiges Spiel an und die ganze Saison konzentriert sich jetzt auf diese Partie. Es wird mit Sicherheit ein schwieriges Spiel werden. Frankfurt kämpft noch um den internationalen Platz." pungkas Hoeneß.
Pertandingan ini dipimpin oleh wasit Tobias Welz yang akan menjalani laga terakhir dalam 16 tahun karier profesionalnya di Bundesliga.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·