Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany dipastikan absen mendampingi timnya di pinggir lapangan saat laga leg pertama semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada Rabu (29/4) pukul 02.00 WIB. Hukuman skorsing ini memaksa juru taktik asal Belgia tersebut memantau jalannya pertandingan dari tribun penonton.
Berdasarkan laporan resmi UEFA yang dilansir dari sport.detik.com, Kompany menerima sanksi kartu setelah mengoleksi kartu kuning ketiga sepanjang kompetisi musim ini. Kartu kuning terakhir didapatnya akibat melakukan protes keras terhadap keputusan wasit saat Bayern meraih kemenangan atas Real Madrid di fase perempatfinal.
Sanksi tersebut mengharuskan Kompany terpisah dari rombongan pemain dan tidak diperbolehkan memasuki ruang ganti. Kompany juga dilarang melakukan komunikasi dalam bentuk apa pun dengan staf kepelatihan selama pertandingan berlangsung dan akan ditempatkan di kotak privat khusus yang telah disiapkan oleh pihak UEFA.
Guna mengisi kekosongan instruksi di pinggir lapangan, manajemen Bayern Munich menunjuk asisten pelatih Aaron Danks untuk memimpin skuad di Stadion Parc des Princes. Kompany menyatakan kesiapannya untuk mendelegasikan tugas utama kepada stafnya tersebut.
"Danksy memiliki banyak pengalaman, pernah berada di pinggir lapangan untuk sementara waktu di Inggris. Saya memiliki kepercayaan 100% pada staf," tegas Vincent Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Pertandingan leg pertama ini menjadi krusial bagi kedua tim mengingat PSG menyandang status sebagai juara bertahan, sementara Bayern Munich datang dengan modal gelar juara Bundesliga. Laga ini sekaligus menjadi pertemuan strategis tanpa kehadiran fisik pelatih utama Die Roten di area teknis.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·