Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, menuntut reaksi cepat dari para pemainnya saat menghadapi laga tandang melawan Juventus di Allianz Stadium pada Senin malam, 20 April 2026. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian mentalitas skuad Rossoblu setelah dipastikan tersingkir dari kompetisi Liga Europa musim ini.
Klub asal Emilia-Romagna tersebut baru saja mengalami kekalahan telak dengan agregat 1-7 dari wakil Inggris, Aston Villa, di babak perempat final. Italiano menegaskan bahwa kegagalan di kancah kontinental tersebut harus segera dilupakan demi menjaga harga diri klub di sisa kompetisi domestik.
Analisis mendalam dilakukan sang pelatih terkait faktor utama yang menyebabkan kegagalan timnya melaju lebih jauh di kompetisi Eropa. Italiano menyoroti performa pada pertemuan pertama yang dinilai menjadi titik balik negatif bagi perjuangan anak asuhnya.
"Masalah utama terjadi di leg pertama, di mana kami membuat kesalahan besar," ujar Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Ia menambahkan bahwa gol cepat yang dicetak lawan pada pertandingan kedua semakin memperburuk situasi bagi kepercayaan diri tim. Padahal, Bologna memiliki rencana awal untuk tampil lebih menekan guna mengejar ketertinggalan agregat.
Fokus utama Bologna kini beralih sepenuhnya untuk mengamankan posisi di zona papan atas klasemen Serie A hingga akhir musim. Meskipun secara matematis peluang untuk kembali ke kompetisi UEFA musim depan cukup berat, Italiano menolak untuk menyerah sebelum jadwal pertandingan berakhir.
"Kami ingin mengamankan posisi kedelapan, meski jadwal enam pertandingan terakhir sangat menantang," ungkap Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Target tersebut dianggap krusial untuk menjaga stabilitas finansial dan daya tarik klub di pasar transfer mendatang. Persiapan tim menghadapi Si Nyonya Tua juga terhambat oleh kondisi fisik sejumlah pemain pilar yang masuk dalam daftar cedera panjang.
Bologna dipastikan tampil tanpa Nicolò Casale yang harus menepi bersama Lukasz Skorupski, Thijs Dallinga, dan Benjamin Dominguez. Kondisi ini memaksa adanya rotasi besar-besaran, termasuk memberikan kesempatan debut bagi pemain muda guna menyeimbangkan kebugaran skuad.
"Kami baru tiba di rumah pada Jumat malam, tapi inilah mengapa kami membangun skuad dengan opsi ganda untuk setiap posisi. Helland memulai debutnya hari ini, dia memiliki kualitas dan kita akan lihat apa yang bisa dia berikan hingga akhir musim," pungkas Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
| Lukasz Skorupski | Kiper | Cedera |
| Nicolò Casale | Bek | Cedera |
| Thijs Dallinga | Penyerang | Cedera |
| Benjamin Dominguez | Gelandang | Cedera |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·