WAKIL Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melepas keberangkatan calon jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Solo menuju Arab Saudi pada Selasa malam, 21 April 2026. Sebanyak 358 calon haji asal Kabupaten Tegal itu dikumpulkan di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sebelum diberangkatkan ke Bandar Udara (Bandara) Adi Soemarmo, Rabu dini hari, 22 April 2026.
“Alhamdulillah, rata-rata mereka sehat. Semua sehat dalam keadaan bahagia,” ujar Taj Yasin seusai melepas keberangkatan calon jemaah haji di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Selasa malam, 21 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia menyebut para jemaah kloter pertama umumnya telah menunggu keberangkatan selama bertahun-tahun karena sistem daftar tunggu haji. Menurut dia, penambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi membantu mempercepat proses pemberangkatan jemaah.
Taj Yasin meminta para petugas haji memberikan pelayanan maksimal, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan pendampingan. Ia menekankan pentingnya kesiapan petugas kesehatan yang ikut mendampingi perjalanan. “Petugas kesehatan ini juga harus dijaga,” tuturnya.
Dalam kesempatan terpisah, Wakil Kepala Bidang Perbekalan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sekaligus PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, menjelaskan bahwa kloter pertama terdiri atas 4 petugas haji kloter, 2 petugas haji daerah, 352 jemaah asal Kabupaten Tegal, serta 2 jemaah asal Kota Surakarta. Dua jemaah dari Surakarta tersebut merupakan cadangan yang mengisi kursi kosong (open seat) akibat adanya jemaah yang batal berangkat. “Jadi memang kita ambilkan di daerah terdekat dari Embarkasi,” katanya.
David mengatakan, seluruh calon jemaah diberangkatkan melalui Bandara Adi Soemarmo dengan jadwal lepas landas pukul 01.09 WIB pada Rabu dini hari, 22 April 2026. Secara keseluruhan, Embarkasi Solo akan memberangkatkan 28.772 jemaah dalam 81 kloter dengan 321 petugas haji.
Di sisi lain, sebanyak 5.368 jemaah asal Karesidenan Kedu akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dengan 60 petugas haji. Proses pemberangkatan dilakukan bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan pemerintah. “Sebagai informasi, kloter ini masuk ke gedung pukul 19.00 WIB,” kata David.
Salah satu calon jemaah haji kloter pertama, Nurdian, mengapresiasi pelayanan di Asrama Haji Donohudan meski memberi catatan soal jadwal kedatangan. Ia menilai waktu kedatangan yang berdekatan dengan waktu subuh membuat jemaah kesulitan menunaikan ibadah dengan leluasa. “Harusnya sedikit sebelumnya, biar kita bisa salat,” ujarnya.
Nurdian mengaku merasakan campuran antara rasa gugup dan bahagia menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Ia memastikan kondisi kesehatan dan perbekalan telah dipersiapkan dengan baik, termasuk rutin berolahraga. “Agak deg-degan. Tapi bahagia, alhamdulillah,” ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·