Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan wanita memiliki peran yang strategis di dalam sektor infrastruktur.
Ia menilai penghargaan Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam sektor infrastruktur.
"Kalau kita lihat bahwa kegiatan Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 ini sejalan dengan Astacita, dan ini juga memperkuat strategi perempuan Indonesia dalam mendukung agenda Astacita," ujar Diana di Jakarta, Rabu (22/4/2026) malam.
Hal ini, lanjutnya, termasuk juga memastikan bahwa pembangunan infrastruktur ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas kesempatan ekonomi, dan juga memperkuat daya saing bangsa.
"Di Kementerian PU juga diwujudkan melalui semangat PU 608 dan ini juga membangun budaya kerja yang berintegritas dan juga profesional dan tentunya berorientasi pada kinerja melalui penguatan kolaborasi untuk peningkatan kompetensi serta pemanfaatan inovasi dan juga teknologi, dan terus mendorong penyelenggaraan infrastruktur yang andal, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi nasional," kata Diana.
Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 menjadi ruang apresiasi bagi perempuan-perempuan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Ketua Panitia Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 Roy Afriansyah menegaskan proses seleksi dilakukan secara ketat dan mendalam.
Panitia tidak hanya mencari nama, tetapi juga menelusuri cerita di balik kontribusi para kandidat.
Dari lebih dari 150 perempuan yang terjaring, panitia menyaring hingga menjadi 25 finalis yang terbagi dalam lima kategori.
Para finalis kemudian melalui tahap wawancara bersama dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi hingga aktivis perempuan.
"Kami menemukan banyak kisah pengabdian yang sering tidak terlihat, tetapi dampaknya besar bagi masyarakat. Ini bukan sekadar penilaian, melainkan perjalanan menemukan makna," ujar Roy.
Ia menambahkan perempuan dalam sektor infrastruktur kerap bekerja di balik layar, baik dalam perencanaan maupun di lapangan.
Meski jarang mendapat sorotan, peran mereka nyata dalam setiap pembangunan jalan, jembatan, hingga sistem yang menunjang kehidupan masyarakat.
Baca juga: Wamen PU: Sekolah Rakyat buka kesempatan masyarakat miskin bersekolah
Baca juga: Wamen PU resmikan alat deteksi banjir berbasis komunitas
Baca juga: Wamen PU: Tanggul pantai di Bali tak boleh ditangani sendiri-sendiri
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·