Wamendagri dorong kepemimpinan berbasis nilai dan pelayanan publik

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai integritas dan keberpihakan pada pelayanan publik, bukan semata-mata pada pertimbangan politik jangka pendek.

Dalam paparannya saat acara bedah buku Babad Alas di Aula Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Banten, Rabu (20/5), Bima membagikan pengalaman saat awal memimpin Kota Bogor dan menghadapi berbagai tantangan pemerintahan, mulai dari kritik publik hingga upaya membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas.

Bima dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Kamis mengaku sempat mencari pijakan nilai dalam mengambil keputusan sebagai pemimpin. Menurutnya, nasihat sang ayah menjadi pegangan penting dalam perjalanan kepemimpinannya.

"Hidup hanya sekali, jangan diperbudak materi dan hidup harus memberikan arti," kata Bima.

Bima menilai seorang pemimpin harus memiliki prinsip yang kuat agar tidak mudah terjebak pada kepentingan pragmatis maupun kalkulasi politik sesaat.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya saat mulai membenahi sistem pelayanan perizinan di daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi titik awal dalam membangun budaya pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, pembenahan birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan personal, tetapi perlu dibangun melalui sistem pelayanan publik yang mampu mencegah praktik penyimpangan.

Oleh karena itu, Bima mengembangkan konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus mendorong perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN) agar lebih responsif dalam melayani.

"Target saya waktu itu kepada kepala DPMPTSP ( Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), bukan hanya hadir, harus melayani, harus memudahkan dan membahagiakan," ujarnya.

Terakhir, Bima mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin, melayani, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga: Wamendagri: Aglomerasi sektoral solusi untuk masalah perkotaan

Baca juga: Bima Arya beri penguatan karakter kepemimpinan mahasiswa Unja

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.