Wapres ucapkan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan KA Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan (laka) kereta jarak jauh (KA) Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, terutama kepada korban beserta keluarganya.

Siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Selasa, menyebutkan, dalam ucapan duka itu, Wapres Gibran mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban, serta menguatkan keluarga korban selama melewati masa-masa berduka ini.

"Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek (4) dan Commuter Line Cikarang (5568A) di Stasiun Bekasi Timur," ungkap siaran itu.

Wapres pun memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Wapres Gibran juga menekankan bahwa pemerintah memastikan seluruh kebutuhan penanganan darurat, termasuk evakuasi dan pelayanan kesehatan bagi korban-korban luka berjalan cepat dan tepat.

Baca juga: Psikolog: Pemulihan trauma kecelakaan perlu dilakukan bertahap

Wapres Gibran juga memastikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan operasional perkeretaapian demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang kembali berulang.

Data korban

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengumumkan korban meninggal dunia akibat insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, hingga Selasa sore, mencapai 15 orang.

"10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

Sementara itu, ada 80 lebih korban luka-luka telah dirawat di beberapa rumah sakit, antara lain di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, dan RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Kemudian, terkait barang-barang penumpang yang tercecer saat insiden tubrukan terjadi, Budi menyatakan PT KAI telah mengamankan barang-barang tersebut dan saat ini ada di posko hilang dan ditemukan (lost and found).

Baca juga: Komisi V DPR : Palang pintu KA yang dikelola warga berisiko tinggi

“Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama polisi untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” demikian siaran pers dari PT KAI.

PT KAI saat ini menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi mengenai korban dan penumpang. Keluarga juga dapat menghubungi KAI melalui pusat layanan 121.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.