Ratusan penduduk di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dilaporkan berhamburan keluar tempat tinggal mereka untuk menyelamatkan diri setelah merasakan getaran misterius pada Minggu (19/4/2026). Peristiwa yang memicu kepanikan massal ini terjadi secara mendadak sekitar pukul 11.30 WIB.
Fenomena tersebut terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan warga setempat yang sedang beraktivitas di dalam rumah. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, intensitas getaran yang dirasakan cukup signifikan hingga warga menduga telah terjadi gempa bumi di wilayah tersebut.
Kekuatan getaran yang muncul secara repetitif ini dikonfirmasi oleh salah satu warga setempat bernama Wawan. Ia menyatakan bahwa kepanikan timbul karena guncangan yang dirasakan cukup kuat dan telah terjadi beberapa kali.
"Ini sudah dua kali hari ini, tadi sama siang. Warga sampai keluar rumah karena terasa seperti gempa," ujar Wawan.
Wawan menambahkan bahwa fenomena serupa sebenarnya sudah mulai dirasakan sejak Sabtu (18/4/2026). Meskipun demikian, efek getaran tersebut dilaporkan tidak merata karena hanya menyasar titik-titik tertentu di desa tersebut.
Kebenaran mengenai laporan guncangan ini dikonfirmasi oleh pihak pemerintah desa setempat. Perangkat Desa Cipanas, Toyib, memberikan rincian mengenai sebaran wilayah yang terdampak oleh getaran yang belum diketahui penyebab pastinya tersebut.
Toyib menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, getaran tersebut teridentifikasi muncul di tiga lokasi berbeda. Wilayah yang merasakan dampak meliputi Blok Beledug, Blok Karang Anyar, serta Blok Tari Kolot.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·